Pendukung Anak Bupati Demo di Depan PN Majalengka

Sindonews.com ยท Senin, 30 Desember 2019 - 12:15 WIB
Pendukung Anak Bupati Demo di Depan PN Majalengka
Ilustrasi demo (Foto: dok iNews)

MAJALENGKA, iNews.id - Anak Bupati Majalengka, Irfan Nur Alam, akan kembali melaksanakan sidang hari ini, Senin (30/12/2019). Nasib Irfan bersama dua anak buanya Sholeh dan Udiin akan diputuskan hari ini di Pengadilan Negeri (PN) Majalengka.

Pengunjung yang merupakan pendukung terdakwa Irfan meggelar aksi di depan gerbang PN Majalengkan. Mereka memakai kaus bergambar wajah anak Bupati Majalengka Karna Sobahi itu.

Mereka juga melakukan aksi tanda tangan di atas spanduk berukuran sebagai bentuk dukungan. Massa menyebut Irfan sebagai sosok yang baik.

"Sebagai dukungan dan doa dari masyarakat yang peduli dan simpati kasus Pak Irfan. Pak Irfan orang baik, dan harapannya bisa segera selesai," kata koordinator loyalis Irfan, Dede Sutisna, terkait aksi tersebut, seperti dikutip dari Sindonews.com.

BACA JUGA:

Anak Bupati Majalengka Dituntut 2 Bulan Penjara atas Kasus Penembakan

Jadi Tersangka Kasus Penembakan, Anak Bupati Majalengka Tak Ditahan

Dede mengaku siap menghormati apapun keputusan hakim kepada Irfan. Dia hanya berharap vonisnya lebih baik kepaa Irfan.

"Kami menghormati putusan dari Pengadilan. Hanya untuk mendukung saja. (Menjamin) tidak akan ada apa-apa selama persidangan. Harapannya (vonis) bisa lebih baik lagi," jelas dia.

Sebelumnya, Irfan Nur Alam, dituntut hukuman dua bulan penjara atas kasus penembakan terhadap kontraktor Panji Pamungkasandi. Selain Irfan, tersangka lain Udin dan Sholeh juga mendapat tuntutan yang sama.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut para terdakwa dengan Pasal 360 ayat (2) KUHP. JPU menyebut terdakwa telah sah melakukan tindak pidana karena kekhilafan atau kelalaian.

"Saudara terdakwa telah sah melakukan tindak pidana karena kekhilafan atau kelalaian. Meminta hakim menjatuhkan hukuman dengan pidana selam dua bulan, dikurangi masa tahanan. (Juga) pencabutan izin kepemilikan senjata pistol," kata JPU saat membacakan tuntutannya dalam sidang yang digelar di PN Majalengka, Kamis (26/12/2019) seperti dikutip dari Sindonews.com.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq