Pemkab Bandung Pastikan Daging Babi Mirip Daging Sapi Belum Beredar di Pasar

Sindonews ยท Selasa, 12 Mei 2020 - 18:15 WIB
Pemkab Bandung Pastikan Daging Babi Mirip Daging Sapi Belum Beredar di Pasar
Ilustrasi. (Foto AFP).

BANDUNG, iNews.id - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung, Jawa Barat memastikan daging babi yang mirip daging sapi belum beredar luas. Petugas Disperindag sudah mendata ulang para pedagang daging di setiap pasar.

Dari pendataan itu tidak ditemukan pedagang yang menjual daging babi dari tersangka Paino, Tuyadi, Andri, dan Asep.

"Kami catat (para pedagang), takutnya ada pengoplosan daging sehingga kami menelusurinya gampang. Insya Allah tidak ada selama masyarakat membeli daging dari kios resmi," kata Kepala Disperindag Kabupaten Bandung Popi Hopipah di Pasar Baleendah, Selasa (12/5/2020).

Tim Satgas Pangan Kabupaten Bandung yang terdiri atas unsur kepolisian dan Disperindag juga melakukan uji sampel daging sapi dari beberapa kios di Pasar Baleendah. Seluruh daging yang dijual di pasar tersebut dipastikan daging sapi asli, tidak ada campuran dengan daging babi.

"Daging sapi yang diedarkan di Kabupaten Bandung itu dari tempat pemotongan hewan milik pemerintah kabupaten dan dari Pasar Ciroyom," ujar dia.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan meminta masyarakat tidak usah khawatir mengenai peredaran daging babi ini. Sebab Tim Satgas Pangan Kabupaten Bandung akan terus melakukan pengawasan peredaran daging untuk memastikan tidak ada lagi daging babi yang beredar.

"Saya imbau masyarakat jika akan beli daging jangan tergiur oleh harga murah. Pastikan beli daging itu di toko-toko atau di kios yang ada sertifikasi halal, jangan beli di pinggir jalan," kata Hendra.

Satreskrim Polresta Bandung menangkap penjual dan pengepul daging babi yang beredar selama tujuh bulan terakhir. Keempat orang ini telah menjual 63 ton daging babi ke pasar tradisional di Kecamatan Banjaran, Baleedah, dan Majalaya, Kabupaten Bandung.

Daging babi yang dipasok dari Solo, Jawa Tengah, tersebut diolah dulu dengan boraks agar menyerupai daging sapi sebelum dijual ke pasar.


Editor : Faieq Hidayat