Pastikan Sembako Aman, Mendag dan Gubernur Jabar Pantau Pasar Tradisional

Arif Budianto · Selasa, 13 April 2021 - 10:32:00 WIB
Pastikan Sembako Aman, Mendag dan Gubernur Jabar Pantau Pasar Tradisional
Mendag M Lutfi dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat memantau harga sembako di Pasar Kosambi, Selasa (13/4/2021). (Foto: iNews.id/Arif Budianto) 

BANDUNG, iNews.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi memastikan pasokan dan harga sembako dan kebutuhan pangan lainnya di Kota Bandung relatif stabil. Kendati terjadi kenaikan, hal itu akibat permintaan jelang Ramadan cukup tinggi. 

"Kami pastikan sembako ada jelang Ramadan. Harga sembako juga relatif stabil," kata Mendag usai meninjau Pasar Kosambi dan Pasar Sederhana, bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil di Kota Bandung, Selasa (13/3/2021). 

Menurut dia, berdasarkan hasil pantauan di lokasi, tidak ada kenaikan signifikan pada beberapa komoditas sembako dan lainnya. Misalnya harga cabai rawit masih stabil di angka Rp80.000. Begitupun beras premium antara Rp8.000 hingga 10.000 per kg. 

"Harga cabai turun 20 persen, nanti juga saya pastikan akan turun lagi dan stabil, seiring akan masuknya musim panen cabai. Begitu juga dengan harga beras premium, yang harganya di bawah nasional. Jadi masyarakat diharapkan tetap tenang, karena harga stabil dan stok mencukupi," beber dia.

Secara keseluruhan, kata dia, harga sembako seperti beras, minyak goreng, ayam, daging, telur, dan lainnya relatif stabil. Kalaupun ada kenaikan, kata dia, lebih disebabkan adanya kenaikan permintaan akibat kondisi jelang Ramadan. 

"Minyak goreng ada kenaikan, karena harga CPO mengalami kenaikan sekitar 40 persen. Tapi kami sudah koordinasi dengan pihak terkait, agar kenaikan minyak goreng ini bisa ditekan," ujar Lutfi. 

Hal senada juga disampaikan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Menurut dia, harga sembako di Bandung relatif stabil. Kendati terjadi kenaikan akibat kondisi jelang puasa. Dia memprediksi harga akan kembali stabil dalam beberapa hari ke depan.

"Jadi ibu-ibu jangan khawatir, harga masih stabil dan terjangkau," ucap dia. 

Editor : Asep Supiandi