Pascavideo Viral Perundungan, YouTuber Ferdian Paleka Ditahan di Sel Terpisah

Mujib Prayitno ยท Minggu, 10 Mei 2020 - 03:34 WIB
Pascavideo Viral Perundungan, YouTuber Ferdian Paleka Ditahan di Sel Terpisah
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya memberikan keterangan kepada wartawan terkait aksi perundungan terhadap Ferdian Paleka di tahanan, Sabtu (9/5/2020). (Foto: iNews/Mujib Prayitno)

BANDUNG, iNews.id - Polrestabes Bandung memisahkan Ferdiansyah alias Ferdian Paleka dengan tahanan lainnya pascaaksi perundungan yang dialami YouTuber itu. Pemisahan ini hanya sementara menunggu situasi kondusif.

Diketahui, YouTuber yang melakukan aksi prank bantuan sembako sampah kepada para transpuan itu di-bully oleh para tahanan di Mapolrestabes Bandung. Dua temannya, M Aidil Fitrisyah alias Aidil, dan Tubagus Fahddinar alias TB, juga ikut dibully para tahanan yang geram dengan aksi mereka.

"Pascakejadian ini, sementara kami melakukan pemisahan tahanan untuk membuat situasi aman dulu," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, Sabtu (9/5/2020).

Pihaknya juga telah memeriksa kondisi Ferdian setelah perundungan yang dialaminya. Kondisi YouTuber itu dipastikan sehat.

"Setelah kejadian ini, kami langsung melakukan pemeriksaan terhadap Ferdian. Alhamdulillah kondisinya tetap sehat, tidak ada kurang sesuatu apapun juga," katanya.

Kapolrestabes Bandung juga mengatakan, video viral itu berasal dari salah satu ponsel milik tahanan. Ponsel itu diduga diselundupkan ke dalam sel bersamaan dengan masuknya makanan dari luar.

Pascavideo viral itu, pihaknya telah mengamankan ponsel milik tahanan. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap para penjaga hingga para atasannya untuk mempertanggungjawabkan kejadian itu.

"Sudah kami amankan dan kami juga melakukan pemeriksaan terhadap penjaga tahanan, sampai, di tingkat atasnya, kami lakukan pemeriksaan untuk mempertanggungjawabkan kegiatan ini," katanya.

Kapolrestabes juga mengatakan, dengan adanya video viral perundungan itu, pihaknya akan memperketat lagi aturan di tahanan Polrestabes Bandung. Pertama, tidak akan lagi menerima makanan dari luar untuk para tahanan. Sebab, dia menduga ponsel yang digunakan merekam aksi bully terhadap Ferdian diselundupkan pengunjung di makanan untuk tahanan.

"Pertama, kami tetap tidak menerima tamu, kunjungan dari siapa pun juga. Kedua, tidak menerima makanan dari luar, yang masuk ke dalam tahanan ini untuk memastikan tidak ada lagi yang bisa menyelundupkan barang apapun termasuk ponsel," katanya.

Diketahui, video perundungan YouTuber Ferdian Paleka bersama rekannya viral di media sosial, sejak Sabtu (9/5/2020) pagi. Dalam vide itu, Ferdian dan temannya tampak hanya mengenakan celana dalam.

Para tahanan menyuruh Ferdian bersama temannya push up, sit up, dan masuk ke dalam tong sampah. Mereka juga meminta Ferdian bergaya sebagai YouTuber.

"Ini lah dia sampah. Eh, jongkok, dorong. Hai guys ngomong gitu, yang namanya sampah guys," teriak para tahanan kepada Ferdian dan temannya.

Menurut Kapolrestabes Bandung, para tahanan membully Ferdian dan kedua temannya karena tidak suka pada mereka. "Mereka tidak suka pada kelompok Ferdian karena memberikan bingkisan sampah kepada masyarakat sehingga tahanan ini melakukan pembullyan kepada Ferdian Cs," katanya.


Editor : Maria Christina