Pakai Headset Sambil Charge HP, Pemuda di Bandung Barat Tewas Kesetrum

Adi Haryanto ยท Rabu, 11 Desember 2019 - 17:10 WIB
Pakai Headset Sambil Charge HP, Pemuda di Bandung Barat Tewas Kesetrum
Memakai headset sambil handphone di-charge sangat berbahaya. (Foto: ilustrasi)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Krisnanda alias Nanda (21) warga Kampung Sirnasari RT 03/06, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, tewas setelah kesetrum headset handphone (HP) yang masih di-charge, Selasa (10/12/2019).

Peristiwa tragis itu pertama kali diketahui teman korban, Bastian Ajis (21) saat berkunjung ke rumah korban Selasa sore sekitar pukul 17.00 WIB. Bastian mengetuk pintu rumah korban, namun tidak ada sahutan dari dalam. Lantaran penasaran, Bastian lalu masuk dan mendapati korban sudah tak bernyawa dalam kondisi tertelungkup.

“Teman korban yang juga saksi, Bastian Ajis, datang ke rumah korban mau mengajak bermain. Namun saat masuk ke rumah, dia kaget melihat korban dalam kondisi telungkup, dipanggil-panggil tidak menjawab," kata Kapolsek Padalarang Kompol Supriati dikutip SINDOnews, Rabu (11/12/2019).

Menurut Supriati, teman korban itu semula mengira Nanda sedang tidur karena sudah terbiasa suka tidur di tengah rumah. Saat dihampiri dan coba dibangunkan, tubuh korban terasa dingin dan tidak terlihat bernapas.

“Ketika tubuhnya dibalikkan, dari hidung dan telinga korban mengalir darah segar sehingga membuat saksi kaget dan langsung memanggil adik korban yang bernama Sintia,” ujarnya.

BACA JUGA: Gara-Gara Lupa Cabut Charger Ponsel, 1 Rumah di Cimahi Hangus Dilalap Api

Kapolsek menyebutkan, untuk memastikan kondisinya korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Cahya Kawaluyaan, Kota Baru Parahyangan, Padalarang. Menurut pihak rumah sakit, korban sudah meniinggal dunia.

Di tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda penganiayaan atau luka-luka, sehingga korban diduga meninggal dunia karena sakit atau tersengat arus listrik. "Keterangan saksi bahwa ketika korban ditemukan pada tubuh korban ditemukan kabel listrik dan headset,” kata Supriati.

Menurut Supriati, pihak keluarga keberatan untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Keluarga korban membuat surat pernyataan bahwa kejadian ini adalah musibah.

Supriati mengimbau kepada masyarakat untuk lebih hati-hati agar memastikan tidak ada kabel listrik maupun charge HP yang masih menancap di stop kontak.


Editor : Kastolani Marzuki