New Normal, Tempat Wisata di Garut Mulai Ramai Dikunjungi Warga

Antara ยท Senin, 29 Juni 2020 - 13:18 WIB
New Normal, Tempat Wisata di Garut Mulai Ramai Dikunjungi Warga
Wisatawan lokal menikmati keindahan taman bunga di objek wisata Gunung Papandayan, Kabupaten Garut. (Foto Antara).

GARUT, iNews.id - Tempat wisata di Kabupaten Garut, Jawa Barat mulai ramai dikunjungi warga lokal selama adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal. Namun pengunjung luar daerah masih sedikit.

"Alhamdulillah sekarang wisatawan ke Garut sudah banyak, bahkan di normal baru ini didominasi wisatawan lokal," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut Budi Gan Gan di Garut, Senin (29/6/2020).

Dia menuturkan, selama ini hasil kajian di lapangan warga Garut cenderung berwisata ke luar daerah. Namun sejak diberlakukan AKB banyak yang berwisata di daerah sendiri.

Objek wisata yang banyak dikunjungi beragam, terutama wisata alam seperti gunung dan pantai yang kegiatannya di luar.

"Wisata di Garut ini diramaikan dari dalam, tidak hanya dari luar saja. Hampir semua tempat wisata, terutama yang terbuka, baik gunung, laut, sungai, air panas dan sebagainya," kata Budi.

Menurut dia, dibukanya kembali sektor pariwisata di Garut telah mendorong sektor usaha lainnya berkembang, seperti hotel, restoran dan ragam pedagang di tempat wisata.

Dari pengakuan pedagang di objek wisata, kata Budi, usahanya sudah mulai menggeliat mendapatkan penghasilan untuk kebutuhan hidup. Hal itu akibat dampak dari adanya kunjungan wisatawan.

"Kemarin kita pantau daerah selatan, ada testimoni dari para pedagang, katanya Alhamdulillah sekarang sudah bergairah lagi usahanya," kata Budi.

Dia menambahkan, sektor lainnya seperti hotel di Garut sudah mulai banyak dikunjungi wisatawan untuk menginap meski belum seramai sebelum wabah Covid-19.

"Semakin hari semakin baik, tingkat kunjungan hotel sekarang 30 sampai 40 persen. Artinya sudah tumbuh, berbeda dengan sebelumnya di nol persen," kata Budi.

Seorang pelaku usaha sewa ban renang di objek wisata Pantai Sayang Heulang, Herman mengatakan, tingkat kunjungan wisatawan mulai ramai sejak pemerintah membuka kembali kawasan wisata di Garut.

Sebelumnya, kata dia, sektor usaha dari kawasan objek wisata memprihatinkan karena tidak ada wisatawan yang berkunjung dampak darurat wabah Covid-19.

"Sekarang sudah ramai lagi. Khususnya hari Sabtu dan Minggu yang datang banyak tidak hanya dari Garut saja, tapi ada dari Bandung juga," katanya.


Editor : Faieq Hidayat