Nahas, Kepala Balita Luka Parah Tertimpa Timbangan di Posyandu Baros Sukabumi
"Waktu mau ditimbang, saya bawa 2 anak. Yang pertama umur 4 tahun 8 bulan dan anak yang kedua 1 tahun. Saya lagi gendong anak saya yang kedua, saya ditanya sama salah satu kader posyandu, Teh mau ditimbang yang mana? Terus di timbangan itu aja, (menggunakan) timbangan dacin," kata Zena, Rabu (14/6/2023).
Setelah itu, ujar Zena, anak yang keduanya ditimbang. Namun karena penasaran dengan hasil nilainya, dia memutuskan untuk menimbang kembali anak keduanya di timbangan digital di atas meja yang khusus bayi. Pada saat itu, dia fokus melihat anak kedua.
"Waktu saya simpan anak saya di timbangan digital khusus bayi itu, saya ga lihat anak saya yang pertama itu jatuhnya bagaimana. Cuma anak saya memang disuruh sama bagian posyandu, ya udah neng Khadijah sini, sini di sini timbangnya, duduk ya, diam ya, jangan banyak gerak," ujar Zena menirukan perkataan petugas posyandu.
Zena menuturkan, anaknya yang pertama sudah duduk di timbangan dacin, lalu petugas sedang mencari angka berat badannya.
Posisi besi timbangan tersebut berada tepat di atas kepala korban Khadijah. Tiba-tiba logam tersebut jatuh setelah tali timbangan yang mengikat ke kayu sebagai penahan, putus.
Editor: Agus Warsudi