Miris, Masih Ada Guru Honorer di Jabar Digaji Rp300.000

Arif Budianto · Kamis, 25 November 2021 - 16:09:00 WIB
Miris, Masih Ada Guru Honorer di Jabar Digaji Rp300.000
Ketua Forum Guru Honorer Bersertifikasi Sekolah Negeri Rizky Safari Rahmat. (Foto: iNews.id/Arif Budianto)

BANDUNG, iNews.id - Di tengah hirup pikuk peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ternyata masih ada guru yang mendapatkan upah tidak selayaknya. Tidak sedikit guru yang hanya dibayar Rp300.000 per bulan.

"Guru honorer yang dibayar oleh BOS (bantuan operasional siswa) masih ada yang terima Rp300.000 hingga Rp500.000, terutama di daerah," kata Ketua Forum Guru Honorer Bersertifikasi Sekolah Negeri Rizky Safari Rahmat di Bandung, Kamis (25/11/2021).

Tak hanya itu, tidak sedikit guru honorer yang telah digaji lebih tinggi, namun angkanya tetap di bawah ketentuan upah minimum provinsi atau kota/kabupaten. Sementara, dalam aturan ditegaskan bahwa guru honorer juga berhak mendapatkan upah minimum.

Kendati begitu, dia tak menampik jika di beberapa daerah ada guru honorer yang telah mendapatkan standar upah minimum. Di Jawa Barat, sebagian guru honorer ada yang terima upah di atas Rp2 juta per bulan.

"Di Jabar sudah minimal Rp2 juta per bulan,  tapi di daerah lain mungkin ada yang tidak sampai segitu. Itu tidak hanya terjadi di sekolah negeri, tapi juga sekolah swasta," ujar dia.

Selain upah murah, banyak sistem gaji guru honorer dilakukan dengan cara rapel hingga tiga bulan. Seperti halnya yang terjadi di Kota Bandung, sempat tersendat pertengahan tahun ini. Walaupun, saat ini telah dibayarkan.

"Sulit guru honorer sejahtera, karena secara status kepiawaiannya juga tidak jelas. Solusinya, ya angkat mereka menjadi tenaga P3K atau PNS. Atau mestinya, kalau memang butuh guru honorer ya atur aja," ucap dia.  

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: