Mesin Obat Terlarang di Sumedang Disita, Diangkut oleh Polisi dengan Truk 

Beben HVA · Senin, 23 Agustus 2021 - 12:39:00 WIB
Mesin Obat Terlarang di Sumedang Disita, Diangkut oleh Polisi dengan Truk 
Polisi harus mengangkut menggunakan truk karena banyaknya barang bukti yang harus diamankan di pabrik obat terlarang di Sumedang. (Foto: iNews.Tv/Beben HVA) 

SUMEDANG, iNews.id - Polisi menyita mesin pembuat jutaan butir obat terlarang dari rumah di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang, Senin (23/8/2021). Mesin ini pun harus diangkut dengan truk lantaran berukuran besar dan berat.

Mesin pembuat obat terlarang ini rencananya dibawa ke Mapolda Jawa Barat sebagai barang bukti pascapenggerebekan polisi beberapa waktu lalu. Penggerebekan tersebut dilakukan pada sebuah rumah yang dijadikan pabrik pembuatan obat keras tanpa izin selama enam bulan. Pelaku pun berhasil mengelabui warga setempat dengan mendesain rumah agar kedap suara. 

Terpantau, barang bukti lain yang diangkut berupa jutaan butir obat terlarang golongan G atau pil koplo. Ditambah bahan baku obat, seperti tepung tapioka dan bahan aktif Trihexpenidyl juga ikut diangkut.

Kasus penemuan pabrik obat terlarang di Sumedang ini pun sempat membuat kaget warga sekitar. Mereka tak mengira rumah itu menjadi tempat memproduksi obat-obatan terlarang. Bahkan, di rumah itu mampu memproduksi obat terlarang hingga 150.000 butir per hari.

"Kami sama sekali tak menyangka kalau rumah ini menjadi pabrik obat terlarang. Selintas memang tidak ada yang mencurigakan dari rumah ini. Makanya begitu ada penggerebekan, kami kaget juga," kata Ketua RW 3 Desa Paseh Kidul, Dadang Sutuisna.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar dan Satres Narkoba Polres Sumedang, menggerebek pabrik rumahan pembuat jutaan butir pil koplo di Sumedang. Sebanyak tiga  tersangka berhasil ditangkap dalam penggerebekan ini.

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: