Longsor di Sukajaya Bogor, Ini Hasil Kajian PVMBG

Okezone.com ยท Kamis, 16 Januari 2020 - 14:41 WIB
Longsor di Sukajaya Bogor, Ini Hasil Kajian PVMBG
Akses Jalan di Sukajaya Rusak Berat, Sabtu (4/1/2020) (Foto: iNews/ Wildan)

BOGOR, iNews.id - Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melakukan pengecekan terkait dengan adanya kejadian gerakan tanah di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hasil analisis PVBMG menyebut longsor disebabkan gerakan tanah di lereng terjal.

"Secara morfologi, daerah di sekitar lokasi gerakan tanah ini pada umumnya merupakan perbukitan bergelombang berupa lereng agak terjal sampai sangat terjal," kata Kepala PVMBG Kasbani, Kamis (16/1/2020).

Lokasi yang mengalami pergerakan tanah di antaranya Jalur Jalan Cigudeg - Sukajaya, Desa Harkat Jaya yang meliputi Jalur Jalan Harkat Jaya – Urug dan Kampung Sinar Harapan, Jalur Jalan Sukajaya – Pasir Madang yang meliputi wilayah Desa Sukajaya, Sipayung, Jayaraharja, Sukamulih, dan Pasir Madang, dan Desa Pasir Madang.

BACA JUGA:

Penampakan Rumah Kosong di Bandung Lokasi Kerangka Manusia Ditemukan

Target Tak Terpenuhi, Penggunaan Parkir Elektronik di Bandung Diminta Dikaji Ulang

Pada Peta Geologi Lembar Leuwidamar, lanjut Kasbani, secara regional gerakan tanah terjadi pada batuan gunungapi Endut (Qpv) yang tersusun oleh breksi gunung api, lava, dan tuf.

Di bawah batuan gunung api tersebut terendapkan satuan yang tersusun oleh batulempung, betulempung pasiran, dan lignit dari Anggota Batulempung dari Formasi Bojong Manik (Tmbc).

Sementara berdasarkan Peta Geologi Lembar Bogor, secara regional lokasi gerakan tanah tersusun oleh tuf batu apung pasiran dari Gunungapi Salak (Qv) dan di bawahnya terendapkan batuan gunung api tua yang terdiri dari breksi dan aliran lava (Qvu).

Di bawah batuan gunungapi terendapkan batuan lebih tua Tuff dan Breksi (Tmtb) yang tersusun oleh tuf batuapung, breksi tufan bersusunan andesit, batupasir tuf, lempung tufan dengan kayu terkersikkan dan sisa tumbuhan dan batupasir berlapis silang.

Batuan lebih tua lagi di bawah tuff dan breksi adalah batupasir, tuf batuapung, napal dengan moluska, batugamping, batulempung dengan lempung bitumen dan sisipan lignit dan sisa damar dari Formasi Bojongmanik (Tmb).

PVMBG pun mencatat berdasarkan Peta Zona Kerentanan Gerakan Tanah Kabupaten Bogor, lokasi gerakan tanah di Kecamatan Sukajaya termasuk dalam zona kerentanan gerakan tanah Menengah – Tinggi.

"Artinya daerah ini mempunyai potensi menengah hingga tinggi untuk terjadi gerakan tanah. Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali," katanya.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq