Libur Idul Adha, Objek Wisata Curug Bangkong Kuningan Dipadati Pengunjung

Miftahudin ยท Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:46 WIB
Libur Idul Adha, Objek Wisata Curug Bangkong Kuningan Dipadati Pengunjung
Para pengunjung menikmati keindahan objek wisata Curug Bangkong di Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). (Foto: inews.id/Miftahudin)

KUNINGAN, iNews.id - Objek wisata di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, dipadati pengunjung saat libur Lebaran Idul Adha meskipun masih masa pandemi Covid-19. Salah satunya terlihat di Curug Bangkong, Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang, Sabtu (1/8/2020), yang ramai dengan pengunjung.

Ratusan pengunjung dari berbagai wilayah di Jabar tampak memadati area wisata Curug Bangkong. Objek wisata ini memiliki pemandangan air terjun yang asri dan sangat tepat dijadikan tempat untuk liburan santai. Pemandangannya yang indah membuat banyak pengunjung senang memanfaatkan lokasi ini untuk berfoto bersama.

Dari pantauan, banyaknya pengunjung membuat mereka terkesan tidak menerapkan jaga jarak atau physical distancing. Namun, pengelola mewajibkan para pengunjung untuk mengenakan masker saat memasuki area Curug Bangkong untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Selain pemandangan air terjun dengan ketinggian kurang lebih sekitar 22 meter, di Curug Bangkong juga terdapat berbagai fasilitas wahana seperti wahana air atau river tubing tradisional dan kolam renang khsus anak-anak. Hanya dengan membayar tiket masuk Rp2.000 untuk anak anak dan Rp5.000 untuk dewasa, pengunjung dapat menikmati indahnya Curug Bangkong.

Pengunjung curug bangkong bukan hanya dari warga lokal Kabupaten Kuningan, melainkan juga dari luar Kuningan. Seperti salah satu wisatawan asal Bogor Jawa Barat, Sakman, yang mengaku sengaja mendatangi wisata Curug Bangkong. Awalnya dia tertarik karena melihat pemandangannya yang indah di media sosial. Dia lalu berencana ke objek wisata ini untuk mengisi hari libur Idul Adha.

"Saya sengaja datang ke sini bareng teman-teman," ucapnya.

Wisata Curug Bangkong ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa yang berdiri sejak tahun 2018 hingga sekarang. Kepala Desa Kertawirama Dani Siswanto mengatakan, curug ini memang selalu dipadati para pengunjung dari berbagai wilayah setiap libuarn.

"Hasil dari pemasukan dari Curug Bangkong sepenuhnya untuk pembangunan desa," ujar Dani Siswanto.


Editor : Maria Christina