Lapas Cikarang Bebaskan 133 Napi Gegara Wabah Corona

Antara ยท Senin, 06 April 2020 - 22:15 WIB
Lapas Cikarang Bebaskan 133 Napi Gegara Wabah Corona
Lapas Cikarang bebaskan narapidana, Senin (6/4/2020) (Foto Antara)

CIKARANG, iNews.id - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang, Kabupaten Bekasi, membebaskan 133 warga binaannya melalui program asimilasi dan integrasi. Tujuannya sebagai upaya pencegahan penyebaran corona.

"Serta surat edaran Plt. Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor : PAS-497.PK.01.04.04 Tahun 2020 Tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi Dalam Rangka Pencegahan Dan Penanggulan Penyebaran Covid-19 dengan melakukan pendataan narapidana yang memenuhi syarat," kata Kepala Lapas Cikarang Nur Bambang Supri Handono, Senin (6/4/2020).

Kebijakan itu berdasarkan Permenkumham Nomor 10 Tahun 2020 serta Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-19.PK.01.04.04 Tahun 2020, tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak Melalui Asimilasi dan Integrasi Dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

Dari 113 orang, 31 narapidana kasus narkotika dan 102 narpidana perkara pidana umum. "Dari 133 warga binaan yang memenuhi syarat program tersebut 3 di antaranya anak-anak, sisanya dewasa. Terhitung hari ini warga kami berjumlah 1.536 dari sebelumnya 1.669 orang," kata dia.

Nur Bambang menjelaskan proses pembebasan itu dilakukan secara bertahap terhitung mulai Rabu (1/4/2020). Mereka saat ini menjalani isolasi diri di rumah masing-masing.

"Mereka menjalani asimilasi di rumah. 32 warga binaan pemasyarakatan di antaranya sudah mendapatkan SK Integrasi hanya tinggal menunggu waktu menjalani integrasinya," kata dia.

Sebelum dilepas untuk menjalankan asimilasi di rumah, warga binaan terlebih dahulu dicek kesehatannya oleh tim medis Lapas Cikarang dan dibekali masker. Mereka juga mendapatkan pengarahan mengenai tujuan pelaksanaan pemberian asimilasi di rumah dalam kondisi wabah Covid-19.

"Jadi bukan sekedar menghindarkan lapas dari penyebaran COVID-19 melainkan upaya penyelamatan terhadap narapidana dan anak yang berada di Lapas Cikarang. Selama menjalani asimilasi di rumah mereka tidak diperkenankan bepergian keluar rumah dan diharuskan mengisoloasi diri secara mandiri guna memutus rantai penyebaran COVID-19," ucap dia.


Editor : Faieq Hidayat