Kunjungan Habib Rizieq ke Cianjur Tak Dapat Izin, FPI: Kami Belum Tahu Jadwalnya

Antara, Mochamad Andi Ichsyan ยท Jumat, 20 November 2020 - 17:59:00 WIB
Kunjungan Habib Rizieq ke Cianjur Tak Dapat Izin, FPI: Kami Belum Tahu Jadwalnya
Habib Rizieq menyapa pendukungnya di Simpang Gadog, Bogor, Jumat (13/11/2020) pagi. (Foto: Okezone)

CIANJUR, iNews.id – Rencana kunjungan Habib Rizieq ke Cianjur untuk menghadiri tablig akbar dan silaturahmi terancam gagal. Penyebabnya, Pemkab Cianjur dengan tegas tidak akan memberi izin keramaian karena dikhawatirkan bisa memicu kerumunan massa.

Penjabat sementara (Pjs) Bupati Cianjur, Dudi Sudrajat Abdurachim menegaskan, pemkab tidak akan mengeluarkan izin untuk setiap agenda yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa di tengah pandemi Covid-19.

"Saat ini, satgas berusaha untuk menekan angka penyebaran Covid-19 yang meningkat sejak satu bulan terakhir, kalau ada yang mengajukan izin yang menghadirkan orang banyak, tentunya tidak akan diizinkan, apalagi massa yang hadir akan lebih dari jumlah yang dilaporkan," katanya, Jumat (20/11/2020).

Jika pihak penyelenggara tetap menggelar acara tanpa izin, ucap dia, pemkab akan berkoordinasi dengan TNI/Polri untuk menertibkan dan membubarkan kegiatan tersebut.

Dia mengatakan, saat ini, Cianjur masuk dalam zona rawan penyebaran, sehingga berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah daerah, termasuk tidak memberikan izin keramaian.

"Kami akan berkoordinasi dengan kepolisian kalau ada yang membandel, harapan kami ditunda dulu sampai pandemi usai. Ini demi kepentingan bersama agar Cianjur dapat kembali ke zona aman atau zona hijau," katanya.

Ketua FPI Cianjur Habib Hud Alaydrus mengatakan Cianjur masuk dalam satu daerah yang akan dikunjungi Rizieq Shihab, namun pihaknya belum bisa memastikan tempat dan waktunya kapan, Rizieq akan hadir menemui ulama dan warga Cianjur dalam acara tablig akbar.

"Saya belum tahu pasti jadwalnya, namun Cianjur masuk dalam jadwal kunjungan beliau (Habib Rizieq), kemungkinan yang hadir dibatasi hanya 100 sampai 200 orang ulama. Kalau tablig akbar kemungkinan warga yang hadir mencapai ribuan lebih," katanya.

Dia memastikan dalam pelaksanaan nanti, protokol kesehatan akan diterapkan ketat sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus berbahaya, termasuk mengimbau mereka yang hadir mengunakan masker, membawa cairan pembersih tangan dan menjaga jarak.


Editor : Kastolani Marzuki