KPAI Kecam Pria Dewasa Tendang Anak Kecil di Cileunyi Bandung

Agus Warsudi · Sabtu, 07 November 2020 - 19:52:00 WIB
KPAI Kecam Pria Dewasa Tendang Anak Kecil di Cileunyi Bandung
Foto/Ilustrasi/SINDOnews

BANDUNG, iNews.id - Tindak kekerasan yang dilakukan pria dewasa terhadap anak kecil di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tak hanya dikecam oleh warganet, tetapi juga Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). KPAI menilai kekerasan semacam itu sangat membahayakan keselamatan fisik dan kejiwaan anak.

"Pertama, KPAI mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan seorang pria dewasa terhadap seorang anak dengan tendangan. Kekerasan semacam itu sangat membahayakan keselamatan fisik maupun kejiwaan seorang anak," kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti kepada iNews.id, Sabtu (7/11/2020).

Kedua, ujar Retno, KPAI menyayangkan penyelesaian damai yang dilakukan pihak orangtua korban karena pelaku masih keluarga. "Jika tidak ada tindakan tegas, dikhawatirkan tidak ada efek jera pada pelaku kekerasan terhadap anak," ujar dia.

Retno menuturkan, ketiga, video ini menyebar cepat di berbagai grup wa dan media social, untuk itu KPAI meminta agar netizen berhenti menyebarkan video kekerasan semacam itu.

Hapus dan jangan bagikan ke medsos kalau menerima kiriman video kekerasan terhadap anak. Akan lebih baik tanyakan ke pihak berwenang dan ubungi crisis center terdekat, seperti Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) yang merupakan lembaga layanan pemerintah, Lembaga Bantuan Hukum (LBH), kepolisian atau dapat juga ke pengaduan KPAI di nomor 0821-3677-2273.

Tanya ke pihak-pihak yang berwenang, apa yang harus dilakukan di situasi tersebut. Sebaiknya masing-masing dari kita mengetahui kontak informasi crisis center terdekat.

KPAI mengingatkan bahwa dengan menyebarkan video kekerasan, maka alih-alih membantu si anak, orang-orang dewasa yang merekam dan menyebarkan video dengan menunjukkan anak itu, malah jelas-jelas melanggar hak anak atas privasi sebagaimana tersirat di dalam UUD 1945.

"Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaannya, serta berhak atas rasa aman dan perlindungan dari ancaman ketakutan untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu yang merupakan hak asasi," tutur Retno.

Editor : Agus Warsudi

Halaman : 1 2