Kewalahan Tangani Covid-19, PSBM Diberlakukan di Karawang

Nilakusuma ยท Senin, 28 Desember 2020 - 17:15:00 WIB
Kewalahan Tangani Covid-19, PSBM Diberlakukan di Karawang
ilustrasi iNews.id

KARAWANG, iNews.id - Satgas Covid-19 Karawang menetapkan status Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) di 10 kecamatan, Senin (28/12/2020). Langkah itu diambil setelah kasus Covid-19 di Karawang terus meningkat.

Pemkab Karawang mengaku kewalahan menghadapi penyebaran Covid-19 hingga akan mengambil langkah tegas guna menekan penyebarannya. Salah satu langkah yang diambil yaitu penerapan PSBM di 10 kecamatan yang paling tinggi penyebarannya.

"Setiap hari warga yang terpapar terus bertambah.  Hari ini saja menembus rekor sebanyak 180 orang terkonfirmasi positif. Kami sudah kewalahan menghadapinya makanya mengambil kebijakan PSBM. Selain itu kita juga sudah meminta petugas untuk menindak tegas setiap kegiatan yang mengundang kerumunan tanpa kecuali, " kata Sekda Karawang, Acep Jamhuri, Senin (28/12/20).

Acep mengatakan, pemerintah mulai kewalahan dengan meningkatnya penyebaran Covid-19 di Karawang. Pasalnya, ruang isolasi yang disediakan selalu berkurang karena ada penambahan pasien.  "Ruang isolasi di rumah sakit dan hotel penuh. Padahal selalu menambah ruang isolasi.  Bahkan sudah menyewa enam hotel untuk ruang isolasi belum juga cukup, " katanya.

Menurut Acep, akibat terjadi peningkatan Covid-19 ini tenaga kesehatan juga kurang. Dia meminta Satgas Covid-19 untuk memaksimalkan tenaga relawan di setiap kecamatan. "Kami sudah tidak bisa lagi berharap dari tenaga kesehatan yang ada, harus mencari tenaga relawan. Kita kekurangan tenaga Kesehatan," katanya.

Acep mengatakan, pemerintah kekurangan segalanya dengan peningkatan Covid-19. Bahkan keuangan juga semakin menipis dengan semakin banyaknya pasien.  Untuk itu dia meminta Satgas Covid-19 segera melakukan evaluasi kebutuhan anggaran.

"Lonjakannya cukup tinggi kami harus menghitung kembali kemampuan anggaran untuk menangani Covid-19 ini," ucapnya.   

Diketahui, hari ini tercatat penambahan sebanyak 180 orang terkonfirmasi positif dan lima orang meninggal. Total kasus  selama pandemic menjadi 5.677 orang positif dengan rincian dalam perawatan sebanyak 1.174 orang, sembuh  3.977 orang, 200 orang meninggal dan 326 menjalani isolasi mandiri .

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: