Ketika Minyak Goreng Curah bagaikan Permata di Majalengka
Dalam waktu bersamaan, Polres Majalengka, dipimpin Kapolres AKBP Edwin Affandi memantauan penjual minyak goreng di agen itu. Kapolres Majalengka mengatakan, antrean minyak goreng terjadi lantaran perbedaan harga antara curah dan kemasan yang cukup tinggi.
"(Stok) ada, tapi ada perbedaan (harga) curah dengan kemasan. Minyak Kemasan di toko cukup banyak, tapi masyarakat memilih curah karena harga yang jauh lebih murah," kata Kapolres Majalengka.
Untuk mengatasi persoalan ini, tuturnya, Polres Majalengka akan berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan (Disdag) Majalengka untuk meminta distributor menambah pasokan minyak goreng curah. "Kami akan meminta kuota minyak goreng curah ditambah agar tak terjadi antrean," ujarnya.
Editor: Agus Warsudi