get app
inews
Aa Text
Read Next : Selamatkan Kucing, Kakek di Limapuluh Kota Malah Terperangkap di Sumur

Keji, Satpam Mal Belai 9 Kucing lalu Bunuh Hewan Itu Pakai Pisau

Jumat, 25 Juni 2021 - 18:07:00 WIB
Keji, Satpam Mal Belai 9 Kucing lalu Bunuh Hewan Itu Pakai Pisau
Kucing. (Foto: AFP)

LONDON, iNews.id – Kucing, hewan yang memiliki sifat manja tersebut banyak dipelihara manusia. Namun tidak semua orang menyukai kucing, terutama mereka yang mengidap alergi terhadap bulu satwa.

Tetapi ketidaksukaan mereka terhadap kucing bukan lantaran benci, melainkan hanya karena tak tahan dengan bulu hewan mengeong yang dapat memicu alergi mereka.

Berbeda kasusnya dengan Steve Bouquet (54), seorang satuan pengamanan (satpam) alias sekuriti di Inggris. Saking bencinya terhadap Steve Bouquet terhadap kucing, dia membunuh hewan tersebut menggunakan pisau.

Aksi keji Steve akhirnya terungkap setelah terekam dalam kamera pengawas atau CCTV. Dalam rekaman video tersebut, sekuriti gaek ini terlihat membelai kucing. "Sesaat kemudian (Steve) menikam salah satu kucing tersebut menggunakan pisau," kata jaksa. 

Sebalum kasus ini terungkap, Kepolisian Sussex sudah berulang kali menerima laporan dari warga tentang hewan peliharaan kesayangan mereka yang ditemukan terluka parah atau terbunuh dalam kondisi mencurigakan antara 2018 dan 2019. 

Namun saat itu, pelaku belum terungkap. Penyelidikan terhadap kasus ini terus berjalan. Setelah melakukan penyelidikan selama hampir tiga tahun, akhirnya misteri pembunuhan terhadap kucing itu pun terkuak tatkala sistem CCTV yang dipasang seorang warga yang kucingnya juga dibunuh pelaku, menunjukkan adegan sadis tersebut. 

Kepada polisi, Steve Bouquet (54), warga Brighton, East Sussex, membantah 16 tuduhan kriminal terkait kucing dan satu tuduhan kepemilikan pisau yang dialamatkan kepadanya.

Dia juga menolak hadir di Pengadilan Chichester, Inggris, saat perkaranya disidangkan pada Selasa (22/6/2021). Persidangan pun berlangsung secara in absentia alias tanpa kehadiran terdakwa.

“Pada 2018, Polisi Sussex memulai apa yang menjadi penyelidikan besar menyusul laporan kucing-kucing domestik yang menjadi sasaran dan dengan sengaja ditikam di Brighton,” ujar Jaksa Rowan Jenkins kepada kepada para juri di persidangan, dikutip Mirror, Rabu (23/6/2021).

Rowan Jenkins menyatakan, beberapa pemilik kucing menemukan hewan kesayangan mereka terluka. Mereka pun membawanya ke dokter hewan untuk menyelamatkan kucing-kucing itu. Namun sayang, sembilan kucing mengalami luka yang sangat serius sehingga tidak dapat diselamatkan.

“Dengan menyasar hewan peliharaan, siapa pun yang bertanggung jawab tentu saja tidak hanya menyebabkan penderitaan bagi hewan itu sendiri. Anda dapat membayangkan tindakan tersebut menyebabkan trauma juga bagi pemiliknya,” ucap Jaksa Rowan Jenkins.

“Banyak dari mereka sangat terpengaruh (oleh penyiksaan kepada kucing itu), baik secara emosional dan, mungkin kedua, secara finansial,” tuturnya.

Rowan Jenkins mengatakan, luka tusuk yang ditemukan pada kucing-kucing itu sampai menembus tubuh hewan lucu tersebut dan disebabkan oleh benda tajam seperti pisau. Serangan itu berlangsung selama beberapa bulan antara Oktober 2018 dan Juni 2019. 

Namun, polisi kala itu tidak dapat mengidentifikasi pelaku meskipun mereka telah berupaya keras. “Tidak ada yang pernah tertangkap dalam tindakan itu, jadi ini berlangsung cukup lama,” ucap Rowan Jenkins.

Pada 31 Mei 2019, Stewart Montgomery dan rekannya Agatha berada di rumah ketika anak kucing hitam mereka yang berusia sembilan bulan, Hendrix, mengalami pendarahan hebat.

Mereka membawanya ke dokter hewan. Tetapi, satu luka pisau yang menusuk dari satu sisi ke sisi lainnya di tubuh kucing itu, terlalu parah. Hendrix pun mati.

Ketika sampai di rumah, Stewart Montgomery melihat jejak darah dan melihat kamera CCTV di dekatnya. Kamera itu sebenarnya telah dipasang oleh seorang tetangga yang kucingnya telah ditikam dan dibunuh tahun sebelumnya.

Rekaman yang diperoleh tampaknya menunjukkan Bouquet membelai kucing itu dan mengambil sesuatu dari ranselnya sebelum membuat hewan itu “tiba-tiba tersentak” dengan lengannya. “Saat ini kami mengatakan bahwa terdakwa menikam Hendrix dengan kekuatan tertentu,” kata Jenkins.

Bouquet ditangkap pada 2 Juni 2019. Polisi menggeledah rumahnya dan menemukan sebilah pisau di area dapur. Hasil uji forensik menemukan DNA pelaku di pegangan pisau. Sementara, DNA kucing rumahan juga ditemukan pada bilah pisau yang sama. Persidangan kasus tersebut saat ini masih berlanjut.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut