Kejar Produksi Vaksin 11,9 Juta, Bio Farma Tambah Fasilitas

Arif Budianto ยท Kamis, 01 April 2021 - 08:40:00 WIB
Kejar Produksi Vaksin 11,9 Juta, Bio Farma Tambah Fasilitas
Bio Farma menambah kapasitas produksi vaksin Covid-19 untuk mengejar target produksi 11,9 jutya dosis hingga April 2021. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - PT Bio Farma menambah fasilitas produksi vaksin Covid-19. Penambahan ini sebagai upaya mempercepat penyelesaian produksi 11,9 juta dosis hingga April 2021. 

Sekretaris Perusahaan Bio Farma, Bambang Heriyanto mengatakan, penambahan fasiltas produksi dengan menggunakan gedung Nomor 43. Gedung tersebut baru saja mendapatkan sertifikasi CPOB dari BPOM.

"Sehingga mulai 30 Maret sudah bisa digunakan untuk produksi, di mana sebelumnya hanya bisa dilakukan di fasilitas Gedung nomor 21," kata Bambang dalam keterangan resminya, Kamis (1/4/2021).

Bambang menambahkan, dengan demikian pada bulan April 2021 diperkirakan stok vaksin bisa bertambah menjadi 11,9 juta dosis. Dimana sebelumnya  hanya 7,9 juta dosis. Namun peningkatan kapasitas produksi ini juga masih tergantung pada supply bulk vaksin yang akan datang.

Diketahui, sebanyak 20,5 juta dosis vaksin Covid-19 sudah didistribusikan ke seluruh Provinsi di Indonesia. Vaksin tersebut berasal dari vaksin produk jadi Sinovac (CoronaVac) dan AstraZeneca serta vaksin yang di produksi oleh Bio Farma dengan bahan baku atau bulk dari Sinovac.

Adapun total vaksin yang sudah diterima Indonesia sampai saat ini  adalah 3 juta dosis vaksin produk jadi dari Sinovac, 1,11 juta dosis vaksin produk jadi AstraZeneca dari Covax/Gavi dan 53,5 juta dosis bulk dari Sinovac. Demikian disampaikan oleh Sekretaris Perusahaan Bio Farma, Bambang Heriyanto.

“Total bulk yang sudah kami terima adalah sejumlah 53,5 juta dosis, yang  kami terima dalam 4 kali kedatangan, dan sudah  kami proses produksi sejak 13 Januari 2021 lalu dan diperkirakan menjadi sekitar 42 juta dosis, dan per 30 Maret sudah kami produksi sejumlah 26 juta dosis”, ujarnya.

Untuk diketahui, Bulk Sinovac yang akan datang sampai Juli 2021 adalah sebanyak 140 juta dosis yang pengirimannya akan dilakukan secara bertahap, dan dalam waktu dekat akan datang sekitar 30 juta dosis bulk pada bulan April 2021 yang tentunya akan segera diproses untuk  menambah stok vaksin berikutnya. 

Editor : Asep Supiandi