Kebakaran di Astanaanyar Bandung, Puluhan Rumah Petak Ludes
Namun, petugas harus melakukan pendinginan di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang dapat memicu kebakaran. Pendinginan dilakukan dengan menyemprotkan air di setiap sudut lokasi kebakaran.
Asep Saefudin warga Gang Entit, Kelurahan Nyengseret mengatakan, kobaran api terlihat pertama kali membakar satu rumah petak. Api terlihat saat dirinya hendak melaksanakan sholat Magrib di masjid tak jauh dari rumah petak tersebut.
"Warga telah berusaha memadamkan api menggunakan peralatan seadanya tapi tak berhasil. Sehingga warga melapor ke Diskar PB. Api cepat membesar karena rumah petak semipermanen terbuat dari kayu dan triplek," kata Asep.
Beruntung peristiwa kebakaran ini tak menimbulkan korban jiwa dan luka. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Sementara itu, penyebab kebakaran kini masih dalam penyelidikan petugas Polsekta Astanaanyar.
Editor: Agus Warsudi