Kasus Perundungan Siswi SD di Bandung, Psikolog Sebut Jangan Sebatas Surat Damai 

Arif Budianto · Senin, 11 Oktober 2021 - 18:47:00 WIB
Kasus Perundungan Siswi SD di Bandung, Psikolog Sebut Jangan Sebatas Surat Damai 
Tangkapan layar dugaan penganiayaan terhadap pelajar di Bandung. (Foto: Istimewa) 

BANDUNG, iNews.id - Psikolog Klinis Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran (Unpad) Aulia Iskandarsyah menyebut, kasus perundungan di Sarijadi, Kota Bandung, mestinya tak hanya selesai dalam bentuk mediasi. Tetapi mestinya ada upaya lebih lanjut untuk mengatasi dampak terhadap kedua siswa tersebut. 

"Kalau saya lihat, itu bentuk perundungan atau bulliying. Buliying terjadi apabila seseorang ditekan dan dia tidak punya kekuatan melawan balik seperti siswi SMP itu. Bagi korban ini akan menyisakan luka psikologis," kata Aulia, Senin (11/10/2021).

Hal itu disampaikan Aulia menanggapi perundungan yang dilakukan siswa SMP kelas 3 kepada siswi SD kelas 6. Pada video yang viral, tampak siswi itu tak berdaya dan menangis mendapat perundungan siswa kelas 3. Siswa laki-laki itu juga tampak menendang dan memukul.

Lebih lanjut Aulia mengatakan, pengalaman di klink Unpad, perundungan kecil bisa menyebabkan luka psikologios dan traumatik experice. Sehingga berpengaruh terhadap hidup dia, seperti minder, takut, tidak percaya diri, tidak mau pergaul. Apalgi sekarang dampak media sosial makin parah, sehingga dampak psikologi makin besar. 

"Jadi, damai di atas kertas boleh saja, tapi belum tentu ada dampak positifnya untuk korban. Terpenting adakah keduanya dimediasi agar bertemu. Dan disampaikan bahwa pelaku minta maaf kepada korban. Ini akan cukup membantu," katanya.

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: