Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Disdik Bandung Skemakan Pembelajaran Jarak Jauh

Arif Budianto ยท Rabu, 07 Juli 2021 - 13:58:00 WIB
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Disdik Bandung Skemakan Pembelajaran Jarak Jauh
Disdik Kota Bandung mulai skemakan pembelajar jarak jauh menyusul masih tingginya kasus Covid-19. (Foto: Dok)

BANDUNG, iNews.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung kembali menyiapkan skema pembelajaran jarak jauh (PJJ) tahun ajaran baru. Hal ini mulai diskemakan mengingat kondisi kasus Covid-19 di Kota Bandung masih cukup tinggi. 

Menurut Kepala Bidang Pembinaan dan Pengembangan Sekolah Dasar Disdik Kota Bandung, Bambang Ariyanto, mengingat situasi pandemi Covid-19 yang tengah menanjak, Disdik Kota Bandung juga menyiapkan skema PJJ. Mengingat tahun ajaran baru secara serentak bakal dimulai pada 19 Juli 2021. Sedangkan PPKM Darurat berlangsung hingga 20 Juli 2021.

Bambang mengaku terus berkoordinasi dengan sekolah terkait persiapan dan perencanaan PJJ. Termasuk mengevaluasi pelaksnaan PJJ selama satu tahun terakhir.  

“Seluruh sekolah sudah melaksanakan tahapan PJJ mulai delivery materi, tanya jawab dengan siswa, penugasan. Selanjutnya guru mengawal PBM (Proses Belajar Mengajar), mengevaluasi dan assessment,” kata dia, Rabu (7/7/2021).

Kendati begitu, kata dia, hasil uji coba simulasi Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) sangat memuaskan. Sebelumnya, persiapan PTMT sudah sangat ketat. Dari 3.523 satuan pendidikan di semua jenjang hanya terdapat 330 sekolah yang dinyatakan layak melakukan uji coba PTMT.

Namun ada beberapa sekolah yang batal melakukan uji coba PTMT. Hal itu mengingat ada kepala sekolah ataupun guru yang terkonfirmasi positif Covid-19, ataupun wilayah sekolah yang terdeteksi masuk zona merah.

“Kalau kesiapan sekitar 330 sekolah Kota Bandung, protokol kesehatannya sudah baik. Sudah sesuai ketentuan yang ada. Guru siap, orang tua sudah mengijinkan, dan anak-anak sudah memahami apa yang harus dilakukan. Selain lancar juga tidak sampai menciptakan ada klaster penyebaran,” ujar Bambang. 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: