Jasad Pria asal Blora Ditemukan di Waduk Jangari Cianjur, Tangan Terikat-Kepala Dikarungi
CIANJUR, iNews.id - Jasad pria asal Blora, Jawa Tengah, ditemukan mengambang di Waduk Jangari, Kabupaten Cianjur. Saat ditemukan, tangan korban terikat dan kepala terbungkus karung.
Kronologi penemuan berawal saat beberapa pemancing melihat mayat mengambang di Waduk Jangari pada Sabtu (15/10/2022). Temuan itu lantas dilaporkan ke aparat desa setempat.
Kemudian, aparat desa melaporkannya ke Satpolair Polres Cianjur. Tak berapa lama, petugas datang ke lokasi penemuan dan mengevakuasi jasad korban ke darat dan membawanya ke RSUD Cianjur untuk diautopsi. Saat ditemukan, tidak ada identitas di pakaian korban.
"Saat ditemukan kondisi jasad korban sudah mulai membengkak dengan tangan terikat dan kepala terbungkus karung. Kami menemukan sejumlah luka di tubuh korban, sehingga kuat dugaan korban pembunuhan," kata Kasatpolair Polres Cianjur AKP Heri.
Polres Cianjur lalu melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pria tersebut. Hasilnya, petugas mendapatkan identitas korban bernama Syaifudin Maulana asal Blora, Jawa Tengah yang sejak beberapa tahun terakhir menetap di Kota Bandung.
Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Septiawan Adi mengatakan, berdasarkan hasil autopsi, Syaifudin Maulana diduga korban pembunuhan. Mayatnya sengaja dibuang pelaku di wilayah hukum Cianjur untuk menghilangkan jejak.
"Kami sudah melakukan autopsi untuk memastikan penyebab tewasnya korban yang ditemukan mengambang di Waduk Jangari. Dugaan sementara korban pembunuhan karena ditemukan sejumlah luka di tubuhnya," kata Kasatreskrim Polres Cianjur, Selasa (18/10/2022).
Petugas, ujar AKP Septiawan Adi, telah menyerahkan jasad korban itu ke pihak keluarga yang datang ke Ruang Jenazah RSUD Cianjur setelah berhasil dihubungi petugas.
Saat ini, penyidik Satreskrim Polres Cianjur mengembangkan kasus tewasnya korban untuk mengungkap pelaku pembunuhan yang membuang jasad korban ke Waduk Jangari.
"Kami akan kembangkan kasusnya dan melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku pembunuhan terhadap korban. Selama menetap di Kota Bandung, korban tidak memiliki pekerjaan tetap," ujar AKP Septiawan Adi.
Editor: Agus Warsudi