Ini Cerita Driver Taksi Online di Bandung, Bantu Persalinan hingga Bawa Pasien Gawat Darurat

Arif Budianto · Minggu, 01 Agustus 2021 - 11:00:00 WIB
Ini Cerita Driver Taksi Online di Bandung, Bantu Persalinan hingga Bawa Pasien Gawat Darurat
Eka, driver taksi online di Bandung. (Foto: iNews.id/Arif Budianto)

BANDUNG, iNews.id - Selama pandemi Covid-19 banyak cerita yang terjadi di tengah masyarakat. Beragam cerita pun menjadi suguhan sehari-hari menghiasi kehidupan, dari mulai kesedihan, keharuan serta ketulusan.  

Tak terkecuali yang dialami oleh salah seorang driver taksi online di Bandung, bernama Eka Satya Hanurawan (54).

Dia bercerita melewati berbagai pengalaman selama pandemi. Kisah yang tidak akan pernah dilupakan. Salah satunya adalah ketika mendapatkan penumpang ibu dan anak yang mengaku terinfeksi Covid-19, dan butuh segera dibawa ke rumah sakit. Kondisi salah satu dari penumpang tersebut tidak begitu baik. 

“Saat itu kondisi penumpang memprihatinkan. Di tengah jalan, dia sesak napas, saya langsung pinggirkan mobil dulu terus membuka jendela mobil. Lalu mengambil tabung oksigen di bagasi milik penumpang yang dibawa dari rumahnya. Sebenarnya sempat panik juga, tapi saya beranikan diri memasangkan selang oksigen,” ujar pria yang kerap disapa Eka.

Setelah menolong warga sesak napas, Eka yang telah divaksinasi Covid-19 berinisiatif untuk melarikan penumpang tersebut ke rumah sakit terdekat. Hal tersebut dilakukan lantaran kondisi penumpang sudah tidak memungkinkan untuk bertahan sampai ke rumah sakit sesuai orderan yang diterima melalui aplikasi Grab.

“Saya bersyukur dapat menolong kedua penumpang tersebut, apalagi kondisi mereka gawat. Saya terharu waktu mereka berterima kasih sampai berkali-kali karena katanya sempat khawatir ordernya akan ditolak. Mudah-mudahan pasien-pasien Covid-19 lainnya tidak mengalami kesulitan jika harus ke rumah sakit,” ujarnya. 

Di antara pengalamannya menolong penumpang sesak napas, dia pun bercerita tentang beberapa kali membantu proses persalinan di dalam mobilnya. Sebuah pengalaman yang akan sulit dia lupakan. 

“Saya sudah tiga kali menolong penumpang yang akan melahirkan. Waktu itu masih awal-awal pandemi. Penumpang saya keadaannya nggak bisa lagi menempuh jarak ke rumah sakit sesuai aplikasi, karena sudah ada pembukaan dan air ketuban pecah, bahkan sudah terlihat bagian kepala bayinya. Saya langsung carikan tempat bersalin terdekat supaya segera dapat ditangani dokter,” ujarnya. 

Menurut dia, pengalaman membawa penumpang yang mau melahirkan membuatnya ingat apa yang pernah dialami dulu bersama istri. 

"Jadi saya tahu sekali bagaimana paniknya. Saya bersyukur hidup saya masih bisa bermanfaat untuk bisa menolong orang lain, saya juga senang bisa melihat penumpang bisa melahirkan dengan selamat,” ucapnya.

Diketahui, Eka bergabung sebagai mitra pengemudi Grab Car sejak 2018 dan merupakan tulang punggung bagi keluarga. Sambil menjadi sopir taksi online, bapak tiga anak ini sempat membiayai pendidikan anak bungsunya di bangku kuliah. 

Banyak yang tidak menyadari bahwa mitra pengemudi transportasi online merupakan salah satu pahlawan garda depan dalam melayani masyarakat dan turut berperan menggerakkan roda perekonomian di Indonesia. Meskipun di tengah pandemi, mereka tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik, mulai dari mengantarkan penumpang hingga memenuhi pesanan kebutuhan pokok sehari-hari.

Selain telah divaksinasi, Eka selalu menerapkan protokol kesehatan 5M secara ketat dan konsisten. Armada GrabCar yang dimilikinya juga dilengkapi dengan layanan GrabProtect. 

"Sejak awal layanan ini diluncurkan di Bandung, saya mendaftarkan diri menjadi GrabCar Protect supaya penumpang merasa lebih aman dan nyaman," katanya. 

Untuk memastikan keamanan dan higienitas kendaraannya, Eka melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin. Eka juga menggunakan fasilitas pengecekan kesehatan Mandiri InHealth dari Grab seminggu sekali bersama istrinya yang juga turut didaftarkan. 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: