Imbas Virus Korona, WNA asal China di Bandung Diberi Dispensasi Izin Tinggal

Sindonews.com ยท Kamis, 13 Februari 2020 - 17:40 WIB
Imbas Virus Korona, WNA asal China di Bandung Diberi Dispensasi Izin Tinggal
Ilustrasi (dok iNews)

BANDUNG, iNews.id - Warga negara asing (WNA) asal China yang berada di Kota Bandung diberi surat perpanjangan tinggal khusus. Pasalnya, mereka belum bisa kembali ke negeri Panda itu selama virus korona masih mewabah.

Apalagi, penerbangan ke China ditutup sementara selama wabah virus dengan nama Covid 19 itu masih merebak. Surat perpanjangan tinggal WNA China yang berada di Kota Bandung dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi Bandung.

Kepala Kantor Imigrasi Bandung Uray Avian mengatakan, perpanjangan izin tinggal bagi WNA China tersebut diberikan berdasarkan surat edaran Direktorat Jenderal (Dirjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM).

"Dalam surat edaran tersebut warga China yang berada di sini (Kota Bandung) akan mendapat perpanjangan (izin tinggal) khusus. Ya ini juga mengenai penutupan penerbangan dari dan ke China," kata Aruy, Kamis (13/1/2020).

Arus mengemukakan, teknis pengajuan perpanjangan izin tinggal khusus, dilakukan seperti biasa. Sponsor atau WNA China datang ke kantor imigrasi dan melengkapi beberapa persyaratan.

"Ada dua proses yang dihilangkan, yakni pengambilan sidik jari dan biometrik untuk menghindari kontak langsung petugas dengan WNA China," ujar dia.

Disinggung sampai kapan perpanjangan izin tinggal khusus ini diberikan kepada WNA China, Aruy tak bisa memberi konfirmasi. Namun biasanya izin tinggal hanya diberikan tiga kali.

"Lama izin tinggal di sini kemungkinan melihat situasi di China. Mereka (WNA China) mau pulang juga takut karena wabah itu. Karena mereka tinggal di sini lebih dulu," kata Uray.

Diketahui, berdasarkan data imigrasi, sebanyak 3.000 WNA asal China yang tinggal bekerja di berbagai bidang, sepert keuangan, infrastruktur, dan guru. Tak sedikit pula yang berwisata di Jabar. Mereka saat ini dalam pengawasan khusus pihak berwenang di semua daerah di Jawa Barat.

 


Editor : Muhammad Fida Ul Haq