Ibu di Desa Mandalasari Hamil 1 Jam, Kadinkes Tasikmalaya: Cryptic Pregnancy

Asep Juhariyono ยท Rabu, 22 Juli 2020 - 10:46 WIB
Ibu di Desa Mandalasari Hamil 1 Jam, Kadinkes Tasikmalaya: Cryptic Pregnancy
Dokter bersama tim medis dari Puskesmas Kecamatan Puspahiang memeriksa kesehatan ibu hamil satu jam. Senin (20/7/2020) (Foto iNews/Asep Juhariyono).

TASIKMALAYA, iNews.id - Kehamilan satu jam yang dialami Heni Nuraeni (30) warga Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, Tasikmalaya, Jawa Barat dinilai normal. Sebab proses persalinan saat melahirkan diawali dengan kehamilan.

Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Tasikmalaya, Mia Shofia mengatakan Heni juga sebelumnya sudah melahirkan dua anak. Namun kejadian ini disebut cryptic pregnancy atau kehamilan yang samar.

"Peristiwa tersebut memang ada dalam dunia medis dan kerap disebut dengan kehamilan yang samar atau cryptic pregnancy," ucap Mia, Rabu (22/7/2020).

Dari laporan yang diterima, kata dia, Heni juga tidak mengalami gangguan mental dan emosial. Sebab persalinan Heni diawali dengan kehamilan.

"Si ibu tidak terjadi gangguan keduanya mohon maaf saya sebutkan ini. Secara logika terjadi persalinan alami diawali kehamilan," ucap dia.

Senada dengan Mia, Kepala Dinas Kesehatan Tasikmalaya Heru Suharto mengatakan Heni sebelum menjalani persalinan mengalami proses kehamilan. Namun dia menduga peristiwa tersebut cryptic pregnancy.

"Secara kaca mata medis segala sesuau ada proses, kehamilan dulu baru dinyatakan melahirkan. Secara kesehatan cryptic pregnancy ada dugaan tidak merasa hamil tapi hamil," ucap Heru.

Sebelumnya, Heni Nuraeni (30) warga Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, viral di media sosial. Sebab perempuan tersebut hamil hanya satu jam.

Heni melahirkan bayi laki-laki pada Sabtu (18/7/2020) sekitar pukul 21.30 WIB. Meski begitu, selama ini Heni tidak merasakan adanya tanda-tanda kehamilan karena menstruasi setiap bulan.

Pengakuan Heni juga tidak pernah berhubungan intim dengan suami selama ini. Namun dia bisa hamil dan melahirkan.

"Saat ini juga sedang menstruasi. Selama 11 bulan menstruasi datang secara rutin," ucap Heni di Tasikmalaya, Senin (20/7/2020).


Editor : Faieq Hidayat