Hilang 20 Bulan, TKI Ilegal Asal Subang Diduga Jadi Korban Trafficking

Yudy Heryawan Juanda · Rabu, 04 April 2018 - 15:14:00 WIB
Hilang 20 Bulan, TKI Ilegal Asal Subang Diduga Jadi Korban Trafficking
Nenek Carti saat menunjukkan foto cucunya yang hilang sejak berangkat jadi TKI ke Malaysia. (Foto: iNews/Yudy Heryawan Juanda)

SUBANG, iNews.id - Permasalahan pekerja migran atau tenaga kerja Indonesia (TKI) seakan tak ada habisnya dan terus terjadi. Kali ini dialami seorang warga asal Subang, Jawa Barat, atas nama Yuli Yulilis (16). Sejak meminta izin untuk berangkat menjadi TKI ke Malaysia kepada neneknya pada 20 bulan silam. Yuli seakan menghilang dan tak pernah sekalipun memberi kabar kepada keluarganya.

Cemas dan khawatir atas apa yang menimpa cucunya, Nenek Carti, warga Kampung Padasuka, Desa Padaasih, Kecamatan Cibogo, mendatangi Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Subang, Rabu (4/4/2018). Kedatangan nenek berusia lebih dari setengah abad itu untuk melaporkan kasus kehilangan salah satu anggota keluarganya tersebut.

Dalam keterangannya, Nenek Carti mengatakan, cucunya berangkat ke Malaysia sebagai TKI melalui jalur tidak resmi, karena saat berangkat masih berusia 16 tahun. Dia diberangkatkan pihak sponsor di daerah setempat. Namun bulan demi bulan berlalu, tak pernah sekalipun cucunya mengubungi pihak keluarga, apalagi mengirimkan uang.

Karena curiga, Nenek Carti mendatangi kantor sponsor tersebut. Namun betapa terkejutnya ia saat menanyakan kabar cucunya, justru malah dimintakan uang Rp500.000 untuk biaya kepulangan. Karena tidak memiliki dana tersebut, Nenek Carli pun melaporkan hal itu ke Disnakertrans untuk mendapat solusi.

"Dia (Yuli) izinnya ingin ke Malaysia menjadi TKI. Semenjak berangkat hingga hari ini belum ada kabar, apalagi kirim uang. Malah sponsor yang meminta uang sama saya kalau mau Yuli pulang. Saya uang dari mana," ujarnya.

Sementara itu, Kasie Penempatan TKI Disnakertras Subang, Indra Suparman mengatakan sudah menerima laporan warga tersebut. Setelah kami cek dari pengaduan itu, usia keberangkatannya masih 16 tahun.

"Ini sudah jelas trafficking, kami siap tanggap dan proses untuk pemanggilan sponsor Kamis (5/4) besok. Kami juga mengundang pihak Polres Subang untuk ikut dalam pertemuan ini," ujar Indra.

Indra melanjutkan, pihaknya akan mempertanyakan mengenai proses pemberangkatan dari pihak sponsor tersebut. Dia mencurigai, Yuli bukan diberangkatkan ke Malaysia, namun jadi korban trafficking.

"Yang kami khawatirkan bukan hanya persoalan tidak ada kabar selama 20 bulan. Tapi dia (Yuli) tidak ada di Malaysia tapi di negara lain. Ini jelas murni trafficking. Kami juga akan dorong Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Reskrim Polres Subang untuk menyelidiki kasus ini," tuturnya.

Berdasarkan data periode Januari hingga Maret 2018, Disnakertras Subang telah menangani 35 kasus pekerja migran. Kebanyakan merupakan kasus TKI ilegal.

Editor : Donald Karouw

Follow Berita iNewsJabar di Google News

Bagikan Artikel: