get app
inews
Aa Text
Read Next : Semeru Kembali Erupsi, Tim SAR Tarik Semua Pasukan dan Operasi Pencarian Dihentikan 

Guru Besar Unpad Jelaskan Material Erupsi, Perlu 100 Tahun Jadi Lahan Subur 

Kamis, 16 Desember 2021 - 12:16:00 WIB
Guru Besar Unpad Jelaskan Material Erupsi, Perlu 100 Tahun Jadi Lahan Subur 
Awan panas guguran terpantau meluncur dari pucak Jonggring Saloko Gunung Semeru, Kamis (16/12/2021). (Foto: Basarnas).

Ada fenomena menarik dari jajaran gunung api di Indonesia. Gugusan gunung api yang membujur dari Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara hingga Sulawesi dan Maluku memiliki karakteristik masing-masing. Selain dapur magma yang berbeda, bahan baku dari material vulkaniknya pun berbeda.

Prof Mahfud menjelaskan, makin ke timur, bahan baku material vulkanik makin kaya unsur nutrisinya. Hal ini menyebabkan tanah hasil endapan material vulkanik di wilayah timur jauh lebih subur dibandingkan dengan wilayah barat.

“Tanah hasil erupsi Gunung Toba, misalnya. Itu tidak sesubur mineral hasil erupsi Gunung Merapi atau Semeru,” kata dia

Secara alamiah, makin ke timur, sifat bahan vulkanik bersifat basaltik atau basa. Sementara sifat bahan vulkanik di wilayah barat bersifat andesit atau asam. Material basaltik lebih kaya unsur nutrisinya, sehingga menjadi lebih subur dibandingkan dengan material andesit. 

Editor: Asep Supiandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut