Gempa Sukabumi M5, Rumah Warga di Pamijahan Bogor Ambruk

Antara, Muhamad Fida Ul Haq ยท Selasa, 10 Maret 2020 - 19:21 WIB
Gempa Sukabumi M5, Rumah Warga di Pamijahan Bogor Ambruk
Ilustrasi gempa bumi. (Foto: Okezone)

PAMIJAHAN, iNews.id – Guncangan gempa bumi bermagnitudo 5 yang mengguncang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), dirasakan cukup kuat di wilayah Kabupaten Bogor, Selasa (10/3/2020) sore. Bahkan, gempa tektonik itu mengakibatkan rumah warga ambruk di Desa Purwabakti Kecamatan Pamijahan.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Budi Pranowo mengatakan, informasi itu mereka peroleh dari laporan warga. “Baru saja TRC (tim reaksi cepat) berangkat dari BPBD menuju Pamijahan,” ujar Budi Pranowo di Bogor, Selasa (10/3/2020).

Budi mengatakan, BPBD Kabupaten Bogor belum menerima laporan mengenai jumlah rumah di wilayah barat Kabupaten Bogor yang mengalami kerusakan secara pasti. Informasinya akan dipastikan ketika tim TRC BPBD tiba di Pamijahan.

Menurut dia, sejumlah masyarakat di wilayah barat Kabupaten Bogor merasakan guncangan gempa tersebut cukup lama, terutama di Kecamatan Leuwiliang dan Kecamatan Pamijahan. “Pamijahan, Leuwiliang dan sekitarnya terasa sekali dan lama. Kota Bogor juga terasa,” katanya.

Namun, Budi mengatakan bahwa wilayah selatan Kabupaten Bogor merupakan wilayah paling terguncang gempa di Kabupaten Bogor. “Jelas lebih (terasa) yang selatan, karena episentrum (pusat gempa) di Sukabumi Selatan,” kata Budi.

Diketahui, Kabupaten Sukabumi diguncang gempa bumi tektonik dengan kekuatan Magnitudo 5, Selasa (10/3/2020), pukul 17.18.04 WIB. Hasil analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikas (BMKG), parameter gempa diperbaharui menjadi M4,9.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,81 Lintag Selatan (LS) dan 106,66 Bujur Timur (BT).

“Gempa tepatnya berlokasi di darat, pada jarak 23 km arah Timur Laut Kota Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, pada kedalaman 10 km,” kata Rahmat dalam keterangan persnya.

Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Cikidang, Ciambar, Cidahu, Kalapa Nunggal dalam skala intensitas IV-V MMI. Dalam skala ini, getaran dirasakan hampir semua penduduk dan orang banyak terbangun.

Gempa juga dirasakan di Panggarangan, Bayah dalam skala itensitas III MMI. Artinya, getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu. Sementara di Citeko dan Sukabumi dirasakan dalam skala intensitas II - III MMI. Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.


Editor : Maria Christina