Gempa di Sukabumi, 664 Rumah Warga di Pamijahan Bogor Rusak

Wildan Hidayat, Antara ยท Rabu, 11 Maret 2020 - 22:30 WIB
Gempa di Sukabumi, 664 Rumah Warga di Pamijahan Bogor Rusak
Rumah rusak akibat gempa di Bogor, Rabu (11/3/2020) (Foto: iNews/Wildan Hidayat)

BOGOR, iNews.id – Ratusan rumah warga di Pamijahan, Kabupaten Bogor, jawa Barat rusak akibat guncangan gempa bumi bermagnitudo 5 yang berpusat di Sukabumi, Selasa (10/3/2020) petang. Kondisi itu memaksa ratusan warga mengungsi ke beberapa lokasi pengungsian.

Bupati Bogor Ade Yasin mencatat ada sebanyak 664 rumah di wilayah barat Kabupaten Bogor mengalami kerusakan akibat gempa bumi di Sukabumi.

"Saya bersama BPBD, Dinsos, DPUPR, Diskominfo, UPT, dan perangkat kecamatan, meninjau langsung korban bencana gempa bumi yang mengakibatkan kerusakan rumah di sejumlah wilayah di Kecamatan Pamijahan," ujarnya di Bogor, Rabu (11/3/2020).

Ratusan rumah itu mengalami tingkat kerusakan yang beragam, sebanyak 508 rumah rusak ringan, 100 rumah rusak sedang, dan 56 rumah rusak berat.

"Data sementara yang didapatkan saat saya melakukan peninjauan langsung ke lokasi yaitu terjadi kerusakan di Desa Ciasmara, Purwabakti, Cibunian, Ciasihan, Pasarean, Gunung Bunder Satu, dan Cibitung Kulon," kata Ade Yasin.

Menurut Ade, Pemkab Bogor akan mengerahkan kemampuan semaksimal mungkin dalam menangani dampak musibah tersebut, salah satunya dengan mendistribusikan bantuan untuk para korban.

"Saya sudah memerintahkan BPBD, Dinsos, DPUPR, dan Camat untuk bersama-sama memberikan bantuan dan pelayanan yang baik kepada masyarakat yang terdampak," kata sebut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Sebelumnya, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Budi Pranowo mengatakan bahwa sejumlah masyarakat di wilayah barat Kabupaten Bogor merasakan guncangan gempa tersebut cukup lama, terutama di Kecamatan Leuwiliang dan Kecamatan Pamijahan.

"Pamijahan, Leuwiliang dan sekitarnya terasa sekali dan lama. Kota Bogor juga terasa," kata Budi.

Sementara itu, ratusan warga Kampung Cisalada, Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor terpaksa mengungsi di tengah sawah lantaran rumahnya rusak akibat diguncang gempa Magnitudo 5 yang berpusat di Sukabumi, Selasa (10/3/2020) petang lalu.

Mereka mendirikan tenda di tengah sawah dengan terpal seadanya. Sebagian korban gempa lainnya mengungsi ke rumah kerabat.

Ironisnya, hingga Rabu (11/3/2020) mereka belum menerima bantuan logistik berupa makanan maupun obat-obatan dari pemerintah daerah. “Belum ada bantuan. Makanan juga belum ada,” kata korban gempa, Elih.

Dia mengatakan, kebutuhan mendesak yang diharapkan korban gempa yakni makanan untuk bayi dan anak-anak.

Kepada Desa Purwabakti, Tajudin, memastikan tidak ada korban jiwa akibat gempa itu. Dia mengatakan gempa tersebut merusak sekitar 340 rumah milik warga yang rusak di desanya.

“Sementara ini nggak ada korban jiwa, alhamdulillah," kata Tajudin

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui website resminya menginformasikan bahwa lokasi gempa yang terjadi pada Selasa (10/3) sore itu berada di darat pada 6.89 lintang selatan,106.62 bujur timur atau berjarak 13 km timur laut Kabupaten Sukabumi Jawa Barat pada kedalaman 10 km


Editor : Kastolani Marzuki