Geger, 7 Pemuda Ngaku Polisi Serang Warga Pakai Golok dan Pecahan Botol di Bandung

Agus Warsudi, Sindonews ยท Minggu, 28 Juni 2020 - 15:19 WIB
Geger, 7 Pemuda Ngaku Polisi Serang Warga Pakai Golok dan Pecahan Botol di Bandung
Ilustrasi penyerangan. (Foto: Okezone)

BANDUNG, iNews.id - Aksi penyerangan yang dilakukan tujuh pemuda menggegerkan warga Jalan Terusan Cibogo, Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), Minggu (28/6/2020). Sekelompok pemuda yang mengaku-ngaku sebagai polisi ini mengamuk menggunakan golok dan pecahan botol.

Akibat aksi tujuh pemuda yang terjadi sekitar pukul 01.30 WIB dini hari itu, dua warga Kelurahan Sukawarna terluka. Kedua korban terkena sabetan golok dan pecahan botol yang digunakan para pelaku.

Menurut Kasubbag Humas Polrestabes Bandung AKP Rahayu Mustikaningsih, sebelum melakukan penyerangan, kelompok pemuda tersebut menggedor pintu salah satu rumah di lokasi kejadian. Saat menggedor pintu, para pelaku mengaku sebagai polisi.

"Pelaku menggedor pintu rumah warga sambil berteriak, buka, saya polisi," kata Rahayu di Bandung, Minggu (28/6/2020).

Setelah pintu dibuka, pelaku menyerang korban menggunakan botol dan senjata tajam. Usai melukai korban, para pelaku melarikan diri meninggalkan dua warga Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, yang luka-luka akibat sabetan senjata tajam.

"Kedua korban sudah dibawa ke Rumah Rakit Advent untuk mendapatkan penanganan medis. Saat ini para pelaku dalam proses pencarian oleh Unit Reskrim Polsek Sukajadi," ujarnya.

Sebelumnya sejumlah orang, diduga anggota salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) juga mengamuk pada pertengahan Mei 2020 di kawasan Jalan AH Nasution, Ujungberung, Kota Bandung.

Para pelaku melakukan penganiayaan dan merusak lapak dagangan warga. Kekerasan ini diduga dipicu korban yang menolak memberikan uang yang diminta para pelaku.


Editor : Maria Christina