Gegara Ngebut Pakai Motor Tanpa Pelat Nomor, 2 Begal Diringkus Polisi di Cimahi

Adi Haryanto · Senin, 29 Maret 2021 - 17:11:00 WIB
Gegara Ngebut Pakai Motor Tanpa Pelat Nomor, 2 Begal Diringkus Polisi di Cimahi
Kapolsek Cimahi Selatan Kompol, Ana Sudarna, saat menunjukkan barang bukti hasil kejahatan jaringan Lampung. (Foto: MPI/Adi Haryanto)

CIMAHI, iNews.id - Gegara panik dan terjatuh dari sepeda motor, dua begal Kelompok Lampung diringkus polisi di daerah Cibeber, Kota Cimahi. Polisi pun awalnya tak menyangka kedua orang yang dibuntuti adalah begal yang sudah sering beraksi.

Awalnya polisi hanya membuntuti pengendara sepeda motor yang berboncengan tanpa pelat nomor. Namun kecurigaan polisi semakin menguat saat kedua pelaku malah tancap gas. Pengejaran dilakukan hingga akhirnya kedua begal ini terjatuh di sekitar daerah Cibeber, Cimahi.      

Dua diketahui atas nama Gani Oktavian dan Ahmad Basri, sedangkan tiga orang lainnya yang juga satu komplotan masih dalam pengejaran polisi. 

Kapolsek Cimahi Selatan, Kompol Ana Sudarna mengatakan, saat digeledah, di tas pelaku ditemukan kunci astag T, gagangnya, dan 16 buah mata astag. Ketika diinterogasi petugas, komplotan curanmor jaringan Lampung ini akhirnya mengaku telah berkali-kali melakukan aksi curanmor di wilayah Cimahi dan sekitarnya. 

"Mereka kami amankan ke Mapolsek dan dari pengakuannya sudah melakukan curanmor tiga TKP di Cimahi Selatan, satu di Cimahi Tengah, satu Padalarang, dan tiga TKP di wilayah Bandung Kulon," kata Ana saat gelar perkara di Mapolsek Cimahi Selatan, Senin (29/3/2021).

Menurutnya, modus yang dilakukan pelaku adalah dengan merusak kunci kontak motor. Target motor yang diincarnya adalah motor-motor yang diparkir di tempat sepi dan permukiman warga. Dari tangan pelaku, pihaknya berhasil mengamankan tiga unit motor jenis matic Honda Beat yang merupakan hasil kejahatan dan kendaraan yang dipakai pelaku saat beraksi. 

"Kedua pelaku terancam Pasal 363 KUH Pidana dengan ancaman hukuman lebih dari tujuh tahun penjara," sebut Ana seraya mengimbau ke masyarakat agar mewaspadai aksi curanmor yang kembali marak akhir-akhir ini. 

Salah seorang pelaku Gani Oktavian mengaku panik saat dibuntuti petugas sehingga terjatuh dari motor. Dirinya mengaku telah melakulan aksi pencurian sebanyak delapan kali dalam waktu satu bulan. Kendaraan hasil curiannya kebanyakan motor jenis matic karena banyak yang mencari dan hasilnya dijual ke daerah Subang. 

"Ngincarnya motor-motor matic, banyak yang nyari, dan sekali jual saya bisa dapat Rp2 juta. Rata-rata saya butuh waktu sekitar 5 menit untuk nyuri satu motor," tuturnya. 

Editor : Asep Supiandi