Gali Lahan untuk Wisata Pemandian, Warga KBB Temukan Ratusan Koin Kuno

Adi Haryanto · Rabu, 04 Agustus 2021 - 17:04:00 WIB
Gali Lahan untuk Wisata Pemandian, Warga KBB Temukan Ratusan Koin Kuno
Dedi Sutarya menunjukkan sebagian koin yang di antaranya bertuliskan "Nederlandsch INDiE" beserta satuan koin antara 2 1/2 Cent hinga 1 Cent. (Foto: MPI/Adi Haryanto) 

BANDUNG BARAT, iNews.id - Warga Kampung Pangkalan RT 02/09, Desa Cimanggu, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menemukan kepingan uang logam yang diduga kuat peninggalan zaman kolonial Belanda. Koin sekitar 100 keping itu ditemukan sejumlah warga ketika menggarap sebuah lahan bekas sawah. 

Rencananya lahan tersebut dijadikan objek wisata pemandian. Proses penggalian pun harus dilakukan sebagai pekerjaan awal membangun tempat wisata.

"Waktu itu ada beberapa orang yang gali dan nemuin koin uang logam, lumayan banyak. Awalnya gak nyangka peninggalan dari zaman Belanda, mungkin hanya koin biasa aja," kata salah seorang warga yang ikut menggali, Dedi Sutarya (39), Rabu (4/8/2021).

Dia mengatakan, awalnya yang ditemukan sebanyak 20 koin dan pada diambil. Kemudian setelah sempat tertunda cukup lama akibat terkendala pendanaan untuk pengembangan wisata, lahan itu dua pekan lalu digali lagi, setelah dibentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis). 

Saat digali itulah dirinya dan warga lainnya menemukan kembali uang logam zaman Belanda. Temuan dugaan logam peninggalan Belanda itu dikuatkan oleh koin yang di antaranya bertuliskan "Nederlandsch INDiE" beserta satuan koin antara 2 1/2 Cent hinga 1 Cent. 

"Ada juga tahun pembuatan uang itu, yang paling tua adalah tahun 1837 dan yang paling muda tahun 1914. Saat ini sudah ditemukan sekitar 100 koin, tapi bisa jadi masih ada lagi yang belum ditemukan," terang Dedi.

Menurutnya, kemungkinan uang koin itu dulunya disimpan orang-orang Belanda di lokasi tersebut ketika peralihan kekuasaan dari Belanda ke Jepang. Sebab di daerah tersebut terdapat bangunan termasuk pabrik es milik orang Belanda. 

"Dulu memang ada pabrik es punya orang Belanda di sekitar sini," ujarnya.  

Sementara Ketua Pokdarwis Kampung Pangkalan Hilir Desa Cimanggu, Rosita Lesmana menambahkan, uang koin yang diduga zaman Belanda tersebut akan dijual dan sebagian untuk kebutuhan pengembangan wisata. 

"Nantinya bisa jadi koleksi peninggalan yang dipajang di objek wisata ini, sebagai bukti sejarah ada Belanda di sini," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: