Fenomena Crosshijaber, Pemkot Bandung Akan Tingkatkan Pengawasan di Tempat Ibadah

Billy Maulana Finkran ยท Rabu, 16 Oktober 2019 - 17:45 WIB
Fenomena Crosshijaber, Pemkot Bandung Akan Tingkatkan Pengawasan di Tempat Ibadah
Fenomena crosshijaber menjadi perbincangan di media sosial. (Foto: iNews/Billy).

BANDUNG, iNews.id - Fenomena crosshijaber yang marak belakangan ini dinilai sebagai penyimpangan perilaku seksual. Karena itu, Pemerintah Kota Bandung akan meningkatkan pengawasan di tempat ibadah dan fasilitas umum.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyanan mengatakan, keberadaan crosshijaber di Kota Bandung sudah meresahkan warga, khususnya kaum perempuan. Dia menegaskan, penyimpangan ini harus dicegah.

"Kami akan berupaya mencegahnya dengan meminta dinas terkait untuk mengedukasi mereka," kata Yana kepada watawan di Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), Rabu (16/10/2019).

BACA JUGA: Viral Fenomena Crosshijaber Resahkan Perempuan di Bandung

Menurut dia, aksi-aksi para crosshijaber ini memang harus dicegah. Karena, banyak dari mereka yang masuk dalam barisan perempuan saat beribadah di masjid, bahkan sampai ikut menggunakan toilet wanita.

Dia meminta, orang tua dan tokoh masyarakat dan agama memiliki peranan penting untuk menasihati mereka. Sebab, yang dilakukan para pria yang terobsesi menjadi wanita hingga ikut berpakaian syar'i, sudah menyalahi aturan.

"Harus dari tingkat bawah. Yakni dari keluarga, lalu lingkungannya. Peranan mereka menjadi sangat penting," ujarnya.

Meski viral di media sosial, namun hingga saat ini Yana mengaku belum mendapat laporan terkait perilaku crosshijaber yang meresahkan masyarakat ke jajaran pemerintah daerah.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal