Duh, Ribuan Warga Bandung Jadi Korban Pinjaman Online

Arif Budianto · Kamis, 14 Oktober 2021 - 18:49:00 WIB
 Duh, Ribuan Warga Bandung Jadi Korban Pinjaman Online
Pinjol akan ditertibkan karena diduga praktik pencucian uang. (Foto: Ilustrasi/Ist)

BANDUNG, iNews.id - Satuan Tugas (Satgas) Anti Rentenir Kota Bandung mencatat sekitar 7.321 warga Bandung mengeluhkan atau menjadi korban pinjaman online (pinjol). Mereka terdata menjadi korban rentenir sejak tahun 2018 hingga 2021.

Menurut Ketua Umum Satgas Anti Rentenir, Atet Dedi Handiman, dari jumlah 7.321 orang yang merasa menjadi korban tersebut, yang mendapat akses dari pinjaman online (pinjol) sekitar 4.000-an. Sedangkan sisanya dari rentenir perorangan atau yang berkedok koperasi dan ilegal.

"Kebanyakan ternyata koperasi-koperasi yang berpraktik sebagai rentenir itu bukan Koperasi kota Bandung, dari luar kota. Jadi kita untuk melakukan tindakan yuridis sesuai dengan perkoperasian yang menjadi kewenangan dinas itu agak sulit," katanya, Kamis (14/10/2021).

Hasil analisa dari pengaduan tersebut, sekitar 6 persen meminjam untuk dana pendidikan, berobat (3 persen), usaha (49 persen), kebutuhan konsumtif (2 persen), dan biaya hidup sehari-hari (33 persen).

"Karena itu, dalam Keputusan wali kota, Satgas melibatkan OPD untuk tindak lanjut. Misalnya di pendidikan itu ada akses pendidikan gratis oleh Dinas Pendidikan. Warga yang berobat ke Dinas Kesehatan," ujar Atet.

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: