Dinan Nurfajrina Pernah Mengecek Rumah Doni Salmanan di Padalarang KBB yang Disegel Polisi
BANDUNG BARAT, iNews.id - Rumah milik crazy rich Bandung Doni Salmanan di kompleks perumahan elite di Tatar Candraresmi, Kota Baru Parahyangan, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih disegel polisi. Rumah berlantai dua dengan desain minimalis yang merupakan barang bukti kasus dugaan penipuan dengan modus trading binary option platform Quotex itu, kosong.
Diketahui, kasus Doni Salmanan telah dilimpahkan oleh Bareskrim Polri ke Kejari Bale Bandung. Dalam pelimpahan tahan dua tersebut, selain tersangka Doni Salmanan, Bareskrim Polri juga melimpahkan ratusan barang bukti yang diduga hasil tindak kejahatan. Seperti berbagai barang mewah, rumah, kendaraan, hingga uang tunai.
Petugas Keamanan Tatar Candraresmi, Kota Baru Parahyangan, KBB, Tedi Hamzah mengatakan, sejak disegel pada Maret 2022 lalu, rumah milik Doni Salmanan itu sudah kosong. Namun ada pihak keluarga yang sempat mengecek kondisinya.
"Setelah disegel, terakhir waktu bulan puasa, istrinya Doni Salmanan (Dinan Nurfajrina) ke sini sama saudaranya. Katanya mau lihat rumah," kata Tedi Hamzah kepada wartawan, Selasa (5/7/2022).
Tedi Hamzah menyatakan, saat itu Dinan Nurfajrina, istri Doni Salmanan, hanya melihat-lihat kondisi rumah mewah dua lantai itu dari luar. Sebab tidak lama setelah itu, Dinan langsung pergi dan keluar dari Tatar Candraresmi. "Paling sekitar lima menit. Liat dari luar karena rumah masih disegel," ujar Tedi Hamzah.
Saat keluar dari Tatar Candraresmi, tutur Tedi, Dinan Nurfajrina memberikan makanan untuk takjil kepada satpam karena saat itu kebetulan menjelang berbuka puasa. Setelah itu, belum ada lagi keluarga Doni Salmanan yang datang lagi.
Meski begitu, Dinan Nurfajrina masih suka terlihat datang ke rumah yang dikontrak Doni Salmanan di Kompleks Bandung Tempo Doeloe (BTD) 3, Jalan Guruminda, Kota Baru Parahyangan karena hingga saat ini kontraknya belum habis.
Rumah mewah itu dikontrak dan dijadikan kantor sejak Agustus 2021. "Itu kantor yang disewa. Dinan pernah datang ke sana karena mungkin kontraknya belum habis," tuturnya.
Editor: Agus Warsudi