Didatangi Banyak Tamu, Ibu yang Hamil 1 Jam dan Melahirkan di Tasikmalaya Depresi

Asep Juhariyono ยท Rabu, 22 Juli 2020 - 20:18 WIB
Didatangi Banyak Tamu, Ibu yang Hamil 1 Jam dan Melahirkan di Tasikmalaya Depresi
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto saat mendatangi rumah orang tua Heni Nuraeni. (Foto: iNews/Asep Juhariyono)

TASIKMALAYA, iNews.id - Ibu yang hamil dan melahirkan hanya dalam satu jam lebih di Desa Mandalasari, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar), kini mengalami depresi setelah viral di berbagai media. Heni Nuraeni sering menangis histeris.

Hal ini diungkapkan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto saat mendatangi kediaman orang tua Heni. Saat ini, Heni Nuraeni tinggal di rumah orang tuanya.

Diketahui, ibu yang sudah dikarunia dua orang anak, masing-masing berumur 10 tahun dan 19 bulan dari hasil pernikahannya dengan Erik (38) ini, mendadak hamil. Dia melahirkan hanya dalam waktu 1 jam lebih, pada Sabtu (19/7/2020) malam, sekitar pukul 21.30 di rumah orang tuanya di Desa Mandalasari.

Ato Rinanto mengatakan, salah satu penyebab depresi yang dialami Heni karena banyaknya tamu yang ingin melihat dirinya dan bayinya dan mengabadikan dengan kamera foto maupun video. Hal itu membuat Heni tidak nyaman dan akhirnya stres. Terlebih mereka tinggal di daerah yang sangat terpencil dan jauh dari keramaian.

"Adinda Heni ini tidak biasa dengan kondisi yang ramai dan banyak orang yang datang ke rumahnya seperti itu. Sebab, dia biasa hidup tenang di kampungnya yang jauh dari keramaian. Namun, sekarang banyak tamu dan mengabadikan dengan kamera dan video. Ini membuat dia mengalami depresi," kata Ato.

Melihat kondisi Heni yang depresi, Ato kemudian berdiskusi dengan Kepala Desa (Kades) Mandalasari, Cuncun Khoerudin. Akhirnya dicapai kesepakatan untuk melarang tamu datang ke rumahnya sementara waktu.

"Kami ingin memberi kesempatan kepada Heni untuk hidup tenang seperti sedia kala. Saat ini ASI-nya pun tidak keluar akibat depresi," ujar Ato.

Diberitakan sebelumnya, Sabtu malam sekitar pukul 20.00 WIB Heni merasakan mulas. Dia tak menghiraukan karena mengira hanya mulas biasa. Namun kemudian, dia merasakan ada yang mengeras di bagian perut kanannya dan makin membesar.

Rasa mulas kian menjadi-jadi dan seperti ingin melahirkan. Pihak keluarga segera memanggil dukun beranak atau paraji untuk memeriksa. Sekitar pukul 21.30 WIB, Heni akhirnya melahirkan bayi laki-laki yang sehat secara normal dan dengan proses yang sangat mudah.

Kehamilan dan kelahiran bayi secara mendadak ini menjadi viral di media sosial setelah diposting warga di media sosial. Apalagi menurut pengakuan Heni (30), dirinya tak pernah berhubungan badan dengan sang suami setelah anak kedua lahir.

Heni dioperasi sesar sekitar 19 bulan yang lalu. Saat itu dokter berpesan agar Heni tidak hamil dulu selama dua tahun setelah operasi sesar.


Editor : Maria Christina