Diamankan Polisi, 58 Pelajar STM di Bekasi Ngaku Dapat Uang Saku Rp10.000

Didit Junaidi ยท Kamis, 08 Oktober 2020 - 17:00:00 WIB
Diamankan Polisi, 58 Pelajar STM di Bekasi Ngaku Dapat Uang Saku Rp10.000
Puluhan pelajar STM hingga SD diamankan polisi saat hendak ikut aksi demo menolak UU Cipta Kerja di Bekasi. (Foto: iNews/Didit Junaidi)

BEKASI, iNews.id – Puluhan pelajar STM (SMK) dari Karawang, Purwakarta dan Bekasi yang hendak mengikuti aksi demo menolak Undang-Undang Cipta Kerja di Jakarta ditangkap polisi. Mereka mengaku hanya ikut-ikutan aksi dan dijanjikan diberi uang saku sebesar Rp10.000.

Kapolsek Kedung Waringin, AKP Suwarto mengatakan, petugas menyekat pintu perbatasan Bekasi untuk mencegah massa dari luar masuk ke wilayahnya.

“Ada 58 pelajar STM yang kami amankan, satu di antaranya masih SD dan tiga pelajar perempuan,” katanya, Kamis (8/10/2020).

Dia mengatakan, razia tersebut digelar sejak Rabu (7/10/2020) malam hingga Kamis pagi. Puluhan pelajar yang terjaring razia kemudian didata dan diberi pembinaan.

“Para pelajar ini kami data dan kembalikan ke orang tua. Kami panggil orang tuanya untuk menjemput mereka,” katanya.

Pelajar STM yang terjaring razia, Muhamad Aunurridho mengaku hanya ikut-ikutan temannya berangkat demo ke Jakarta. “Saya diajak temen lewat WA (WhatsApp) untuk ikut demo ke Jakarta. Saya dijanjikan dapat uang saku Rp10.000,” katanya.

Sementara itu, puluhan orang tua yang menjemput anaknya di Mapolsek Kedung Waringin, Bekasi tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Mereka mengaku kecolongan lantaran anaknya ikut aksi demo.

“Pamitnya mau sekolah, katanya ada belajar tatap muka. Tidak tahunya malah ikut demo,” kata Sukarsih Aminah, salah satu orang tua pelajar.

Editor : Kastolani Marzuki