Dampak Longsor di Tepi Tol Cipularang, Contraflow Diberlakukan di Sekitar KM 118

Yuwono ยท Jumat, 21 Februari 2020 - 13:48 WIB
Dampak Longsor di Tepi Tol Cipularang, Contraflow Diberlakukan di Sekitar KM 118
Persiapan contraflow di Tol Cipularang, Jumat (21/2/2020) (Foto: iNews/Yuwono)

BANDUNG BARAT, iNews.id - PT Jasa Marga tengah melakukan penanganan di tepi Tol Cipularang KM 118 yang mengalami longsor. Contraflow akan diberlakukan untuk membantu penanganan tanah longsor itu.

Pantauan iNews.id, sejumlah fasilitas seperti pembatas sudah dipasang. Kendaraan besar akan diminta menggunakan jalur dua. Untuk mobil kecil dan bus, masih bisa menggunakan lajur 1.

"Kami akan adakan rekayasa terbatas. lajur kedua kami imbau untuk golongan 2 hingga 5. Pada lajur 1 golongan 1 tambah bis," kata Dirlantas Polda Jawa Barat (Jabar) Kombes Pol Eddy Djunaedi," Jumat (21/2/2020).

Dirlantas Polda Jawa Barat (Jabar) Kombes Pol Eddy Djunaedi, Jumat (21/2/2020) (Foto: iNews/Yuwono)
Dirlantas Polda Jawa Barat (Jabar) Kombes Pol Eddy Djunaedi, Jumat (21/2/2020) (Foto: iNews/Yuwono)

Penerapan contraflow akan diterapkan secara situsiasional. Rutenya mulai KM 120+000 sampai dengan KM 118+100 Tol Cipularang arah Jakarta.

"Personil dan fasilitas sudah siap," kata Eddy.

Eddy mengimbau pengguna jalan untuk selalu memperhatikan rambu-rambu lalu lintas. Dia juga meminta pengguna jalan untuk tetap hati-hati.

"Pengendara diimbau untuk tetap hati-hati," katanya.

Longsor terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur Kampung Hegarmanah RT02/04, Desa Sukatani, Kecamatan Ngamprah, KBB sejak 11 Februari 2020. Hingga saat ini, area Jalan Tol Cipularang di sekitar lokasi tersebut masih aman dan lancar untuk dilalui pengguna jalan.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq