Cuaca Ekstrem Sering Terjadi di Karawang, Sekda Minta Warga Waspada

Nilakusuma ยท Rabu, 19 Oktober 2022 - 10:03:00 WIB
Cuaca Ekstrem Sering Terjadi di Karawang, Sekda Minta Warga Waspada
Hujan 2 jam dengan intensitas tinggi, mengakibatkan longsor dan jalan terbelah di Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang. (Foto: iNews.id/Nilakusuma)

KARAWANG, iNews.id - Sekretaris Daerah ( Sekda) Karawang, Acep Jamhuri meminta masyarakat waspadai potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan. Pasalnya, cuaca ekstrem pada minggu lalu, menyebabkan bencana longsor hingga jalan terbelah dan warga terisolasi. 

Tidak hanya itu, cuaca ekstrem telah mengakibatkan ratusan rumah warga terendam banjir di berberapa wilayah.

"Tetap waspada dengan adanya cuaca ekstrem. Hingga seminggu ke depan cuaca ekstrem masih berlangsung jadi kita tidak boleh lengah. Banjir dan tanah longsor harus diwaspadai oleh masyarakat," kata Acep, Rabu (19/10/2022).

Menurut Acep, cuaca ekstrem sulit diprediksi hingga masyarakat harus tetap waspada. Bagi masyarakat yang tinggal diwilayah perbukitan harus mewaspadai terjadinya longsor. Kemudian juga wilayah yang rawan banjir harus segera mengantisipasi salah satunya dengan membersihkan lingkungan. 

"Semua harus waspada dan mengatisipasi setiap permasalahan yang muncul. Cuaca ekstrem sulit di prediksi," ujarnya.

Acep mengatakan, mengatisipasi bencana alam akibat cuaca ekstrem pihaknya sudah mengaktifkan posko rawan bencana dan call center.  Masyarakat dapat memanfaatkan posko dan call center jika wilayahnya terdampak cuaca ekstrem. 

"Kami sudah meminta BPBD Karawang mengaktifkan posko dan call center agar selalu siap menghadapi kajadian tanggap darurat," katanya.

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Karawang merupakan salah satu wilayah di Jawa Barat yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem dengan curah hujan cukup tinggi dalam seminggu ke depan mulai 17 Oktober hingga 22 Oktober 2022. Mengantisipasi cuaca ekstrem ke depan pihak BPBD menerjunkan 57 relawan bencana kesejumlah wilayah rawan.

Hal ini dilakukan berdasarkan peristiwa sebelumnya selama Januari-Oktober sebanyak 5088 warga terdampak bencana. Sebanyak 4.352 rumah terendam banjir.   

Editor : Asep Supiandi

Follow Berita iNewsJabar di Google News

Bagikan Artikel: