Cerita Suherman Korban Selamat Kecelakaan Maut di Tol Cipularang Purwakarta

Asep Supiandi, Sindonews · Senin, 02 September 2019 - 17:30:00 WIB
Cerita Suherman Korban Selamat Kecelakaan Maut di Tol Cipularang Purwakarta
Salah satu mobil yang terlibat kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 91, Purwakarta terguling dan masuk parit. (Foto: istimewa)

PURWAKARTA, iNews.idKecelakaan beruntun di ruas Jalan Tol Cipularang KM 91, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (2/9/2019) siang, menewaskan sembilan orang dan delapan lainnya luka parah.

Kecelakaan maut itu melibatkan 21 kendaraan mulai bus, truk tronton, dump truk dan mobil pribadi. Sebagian besar mobil mengalami kerusakan parah dan tiga kendaraan hangus terbakar.

Korban selamat tabrakan beruntun di Tol Cipularang, Suherman (33), menceritakan detik-detik kecelakaan tersebut.

Dia menuturkan, peristiwa itu terjadi saat dirinya dalam perjalanan pulang setelah menengok anaknya di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Tasikmalaya.

Suherman bersama empat anggota keluarganya mengendarai mobil Toyota Fortuner nopol A 1535 JJ. Di tengah perjalanan menuju rumahnya di Kampung Kawidaran, Cikupa, Tangerang, Banten ini, tiba-tiba mobilnya ditabrak dari belakang.

"Kendaraan saya tiba-tiba ditabrak dari belakang sesaat setelah mengerem karena di depan ada bus yang berhenti mendadak,” ujar Suherman.

Kerasnya tabrakan itu, kata dia, membuat mobil yang ditumpanginya langsung oleng dan menerobos Jalur A. “Untung saja tidak ada kendaraan lain dari arah berlawanan. Mobil saya baru berhenti pas di bibir jurang,” ucapnya.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudy Sufahriadi, mengatakan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan maut di jalan Tol Cipularang Kilometer 91 dari arah Bandung ke Jakarta sebanyak 21 kendaraan. “Ada 21 kendaraan yang terlibat kecelakaan. Beberapa kendaraan hangus terbakar," katanya.

Dia mengungkapkan, dugaan sementara, kecelakaan beruntun terjadi akibat mobil dump truk yang terguling di ruas tol tersebut sehingga kendaraan lain yang berada di jalur yang sama berhenti mendadak hingga terjadi tabrakan beruntun.

“Penyebab kecelakaan ini sedang kita selidiki (secara) khusus. Tapi (dilihat di lokasi) di depan kita lihat ada dump truk terguling, dan terguling karena apa. Sehingga kendaraan yang di belakang mengerem mendadak," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: