Cegah Perundungan di Sekolah, Jabar Perkuat Kurikulum Kearifan Lokal

Agung Bakti Sarasa · Sabtu, 26 November 2022 - 09:56:00 WIB
Cegah Perundungan di Sekolah, Jabar Perkuat Kurikulum Kearifan Lokal
Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan, Pemprov Jabar memperkuat kurikulum karakter berbasis kearifan lokal untuk menangkal aksi kekerasan di sekolah, seperti perundungan. (FOTO: Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG, iNews.id - Pemprov Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat memperkuat kurikulum berbasis kearifan lokal. Penguatan kurikulum bagian dari program Merdeka Belajar itu bertujuan untuk mencegah perundungan atau bullyng di sekolah. 

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, lewat penerapan kurikulum berbasis kearifan lokal, para pelajar di Jabar bakal memiliki karakter kuat berbasis budaya. Diharapkan pula, kasus-kasus perundungan hingga kekerasan seksual di lingkungan sekolah tak terjadi lagi di Jabar. 

"Kami sudah panjang eksperimentasinya, kalau berkenan bisa direplikasi sesuai kearifan lokal nusantara sehingga ini menjadi sebuah percontohan," kata Ridwan Kamil dalam keterangannya, Jumat (25/11/2022). 

Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, sebagai simbolisasi penguatan kurikulum kearifan lokal, pihaknya juga sudah meresmikan Tugu Sekolah Model Profil Pelajar Pancasila Jabar Masagi di SMA Negeri 25 Bandung, Kamis (24/11/2022). 

Peresmian tugu berbentuk senjata khas Jabar kujang itu, dikemas dalam kegiatan bertajuk "Niti Bukti Sakola Masagi dari Jawa Barat untuk Indonesia" dan dihadiri sekitar 1.500 peserta didik SMA/SMK/SLB dari 16 sekolah se-Jabar.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan, Jabar mendapatkan apresiasi dari Kemendikbudristek terkait tiga program Merdeka Belajar, yaitu literasi, numerasi, dan karakter. 

Editor : Agus Warsudi

Halaman : 1 2 3

Follow Berita iNewsJabar di Google News

Bagikan Artikel: