Cegah Corona, Ridwan Kamil Usul Pemungutan Suara di Pilkada 2020 Dibuat 2 Ronde

Agung Bakti Sarasa, Sindonews ยท Rabu, 08 Juli 2020 - 09:14 WIB
Cegah Corona, Ridwan Kamil Usul Pemungutan Suara di Pilkada 2020 Dibuat 2 Ronde
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil (Foto: iNews/Juhpitameilana)

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengusulkan pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 dibuat 2 ronde. Sebab penularan virus corona masih terjadi di Jabar.

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan pembagian waktu pemungutan suara dapat menjadi solusi. Selain itu, pembagian jadwal pemungutan suara lebih baik ketimbang menambah jumlah tempat pemungutan suara (TPS), sehingga beban anggaran pilkada bisa ditekan.

"Sekarang 63 persen warga Jabar harus dibantu, maka sebagai pemimpin saya putuskan semua proyek berhenti. Kami fokus memberikan bantuan kepada warga yang membutuhkan," kata Kang Emil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (7/7/20).

"Solusi saya sederhana, membuat regulasi yang mengatur bahwa pemungutan suara bisa sampai sore. Jadi, jumlah TPS-nya tetap, pencoblosannya dibagi dua ronde, yakni pagi sampai siang, dan siang sampai sore," sambung Kang Emil.

Kang Emil juga menegaskan keselamatan masyarakat harus diutamakan dalam pelaksanaan pilkada di tengah pandemi Covid-19. Oleh karenanya, dia menekankan, potensi sebaran COVID-19 harus ditekan selama pilkada berlangsung.

"Kami harus memastikan keselamatan warga, apalagi Jabar penduduknya terbesar se-Indonesia," katanya.

Sementara itu, Ketua Komite I DPD, Teras Narang menilai, penundaan pilkada krusial mengingat kasus positif di Indonesia masih terus bertambah. Apalagi, kata dia, Presiden Joko Widodo telah menyatakan Indonesia kini mengalami krisis kesehatan dan ekonomi.

"Jadi, kondisi seperti ini menjadi keprihatinan Komite I. Intinya, pandangan kami bahwa sebaiknya pilkada tidak dilakukan di 2020. Namun, kami selalu berdoa Covid-19 segera berlalu," katanya.

Diketahui, delapan daerah di Jabar akan menggelar Pilkada Serentak 2020, yakni Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran, dan Kota Depok.


Berita Lain Bisa Dibaca di Sindonews.com : COVID-19, Majalengka Menyisakan 1 Orang Dalam Pengawasan dan 1 Pemantauan


Editor : Faieq Hidayat