Bupati Cianjur Minta Warga Tolak Bantuan Sembako Tak Layak Konsumsi

Antara ยท Rabu, 24 Juni 2020 - 09:04 WIB
Bupati Cianjur Minta Warga Tolak Bantuan Sembako Tak Layak Konsumsi
Bupati Cianjur Herman Suherman. (Foto Antara).

CIANJUR, iNews.id - Bupati Cianjur, Jawa Barat, Herman Suherman meminta keluarga penerima manfaat (KPM) Bantuan Pemerintah Non Tunai (BPNT) menolak atau tak membeli sembako berkualitas buruk di E-warung. Sebab beberapa hari lalu warga menerima sejumlah bahan pokok yang tidak layak konsumsi.

"Saya imbau warga tidak membeli dan menolak kalau memang bahan pokok yang disediakan E-warung tidak sesuai dengan standar yang sudah ditentukan. Bahkan kalau busuk, silahkan membeli di E-warung yang lain," kata Herman, Selasa (23/6/2020) malam.

Sejak jauh hari, dia mengimbau warga di seluruh wilayah Cianjur untuk melapor jika mendapatkan bahan pokok yang tidak sesuai, termasuk daging atau buah-buahan yang diterima busuk.

Bahkan dia menyarankan E-warung untuk mandiri, guna mendapatkan suplai barang kebutuhan pokok dari distributor atau agen lokal, sehingga barang kebutuhan pokok untuk KPM memiliki kualitas yang terjamin.

"Kalau ada pemasok ayam, beras, daging, telur dan kebutuhan pokok lainnya ada di wilayah sekitar dengan kualitas bagus, kenapa harus membeli dari pemasok yang jauh namun kualiatsnya jelek. Sehingga saya minta KPM untuk jeli karena mereka pembeli dan penerima manfaat," katanya.

Dia berharap selama massa pandemi Covid-19 perekonomian warga di seluruh wilayah Cianjur, tetap berjalan. Salah satunya dengan melakukan pembelian di tingkat lokal, sehingga perputaran uang terutama KPM penerima BPNT dapat berputar di daerahnya.

"Saya menyarankan E-warung untuk berbelanja di tingkat lokal atau daerahnya masing-masing agar perputaran uang dan roda perekonomian di masing-masing wilayah tetap berjalan meskipun dalam masa pandemi yang banyak pembatasan," katanya.

Sementara beberapa orang KPM di sejumlah wilayah di Cianjur seperti Kecamatan Warungondang dan Kadupandak, mendapat daging tidak layak konsumsi. Kondisi daging sapi yang diterima warga dalam kondisi busuk, bahkan mereka terpaksa membuang daging tersebut.


Editor : Faieq Hidayat