BPKN Bakal Soroti Keluhan Masyarakat terkait Iuran BPJS Kesehatan hingga Debt Collector

Sindonews, Arif Budianto · Minggu, 19 Juli 2020 - 13:53:00 WIB
BPKN Bakal Soroti Keluhan Masyarakat terkait Iuran BPJS Kesehatan hingga Debt Collector
Ilustrasi. (Foto Antara).

BANDUNG, iNews.id - Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) bakal menyoroti banyaknya keluhan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 terkait debt collector pinjaman online hingga iuran BPJS Kesehatan. Sebab hal tersebut dinilai memberatkan konsumen.

Anggota BPKN Firman Turmantara mengatakan, ada beberapa persoalan yang bakal menjadi fokus BPKN agar segera mendapat perhatian para pihak.

"Banyak konsumen terdampak Covid-19 yang mengeluhkan sulitnya memperoleh program relaksasi atau kelonggaran membayar cicilan. Bahkan, pada pelaksananya, program ini tidak mudah bahkan cenderung menambah beban konsumen dengan persyaratan baru," kata Firman, Minggu (19/7/2020).

Tak hanya itu, dia juga mengaku akan membuat rekomendasi atas perilaku kasar debt collector di masa pandemi corona. Padahal, konsumen mengalami penurunan pendapatan secara tajam. Bahkan banyak yang tidak ada pendapatan sama sekali.

"Konsumen pinjaman online atau fintech juga banyak mengeluhkan soal ini. Padahal mereka juga terdampak Covid-19," kata dia.

Keluhan konsumen lainnya yang akan menjadi fokus BPKN ke depan adalah perlunya peninjauan kembali besaran iuran BPJS Kesehatan. Saat itu, iuran BPJS Kesehatan sempat kembali ke tarif normal. Namun kini untuk kelas 2 dan 1 naik cukup signifikan.

Berita Lain Bisa Dibaca di Sindonews.com: Akademisi IPB Ajak Berbagai Pihak Dukung dan Perkuat Sektor Pertanian

Editor : Faieq Hidayat

Bagikan Artikel: