BMKG Sebut Gempa Pangandaran Merusak dan Guncangannya Jauh Hingga ke Jateng-DIY

Antara ยท Senin, 26 Oktober 2020 - 15:00:00 WIB
BMKG Sebut Gempa Pangandaran Merusak dan Guncangannya Jauh Hingga ke Jateng-DIY
Rumah warga di Ciamis, Jawa Barat ambruk akibat gempa bumi di Pangandaran, Minggu (26/10/2020). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id -Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa tektonik dengan Magnitudo 5,5 pada Minggu (25/10/2020) yang berpusat di Pangandaran, Jawa Barat, dikategorikan sebagai intraplate earthquake. Gempa tersebut menyebabkan kerusakan dan guncangannya dirasakan hingga jarak yang jauh, yaitu sampai Jawa Tengah dan DI Yogyakarta.

"Gempa berdampak menyebabkan 29 rumah rusak dan tiga orang luka-luka," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Daryono di Jakarta, Senin (26/10)/2020).

Dengan kedalaman 62 km, gempa itu diduga dipicu oleh adanya patahan atau deformasi pada badan lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.

Bidang kontak antarlempeng itu, kata dia, berada di kedalaman sekitar 50 km, sehingga jika gempa itu memiliki kedalaman 62 km, maka pusat gempa berada di bawah bidang kontak antarlempeng (intraplate earthquake).

Menurut Daryono, salah satu ciri gempa intraplate earthquake akan memberikan dampak guncangan (ground motion) yang lebih besar dari yang semestinya.

"Fakta ini tampak pada dampak gempanya, dengan kekuatan 5,5 yang menyebabkan kerusakan 29 rumah dengan spektrum guncangan yang luas mencapai Semarang dan Yogyakarta," kata Daryono.


Editor : Kastolani Marzuki