Beraksi saat Mabuk, 4 Pembobol Rumah di Cirebon Tertangkap Polisi

Toiskandar ยท Minggu, 21 Juli 2019 - 10:13 WIB
Beraksi saat Mabuk, 4 Pembobol Rumah di Cirebon Tertangkap Polisi
Polisi menangkap 4 pelaku aksi pencurian di rumah warga kawasan Drajat Cirebon. (Foto: iNews/Toiskandar)

CIREBON, iNews.id - Polisi menangkap empat orang pembobol rumah di kawasan Drajat, Kota Cirebon, Jawa Barat (Jabar). Mereka beraksi dalam keadaan mabuk, sehingga korban berhasil melarikan diri dan melapor ke petugas.

Keempat pelaku masing-masing berinisial, MR, BB, FN dan AA. Dua di antara mereka merupakan perempuan. Satu orang yang diduga otak pencurian, MR, dilumpuhkan polisi karena berusaha melawan saat diamankan.

"Mereka beraksi dalam keadaan mabuk. Lalu menargetkan rumah korban secara acak," kata Kapolres Cirebon Kota, AKBP Ronald Ronaldy, kepada wartawan di Mapolres Cirebon Kota, Jabar, Sabtu (20/7/2019).

Saat berhasil masuk, korban sempat memergoki aksi para pelaku. Dia pun sempat ditodong pisau jika berani melawan. Namun karena para pelaku sedang mabuk, korban berhasil melarikan diri keluar rumah dan meminta tolong warga.

Warga pun mendatangi petugas kepolisian yang berjaga di sekitar lokasi mereka, kemudian bersama-sama menyergap aksi pelaku. Dalam beroperasi kawanan rampok ini berbagi tugas, seperti mulai dari tugas mebobol rumah hingga mengawasi lingkungan sekitar.

"TKP mereka baru satu. Tapi ini masih dalam proses pengembangan penyidik," ujar dia.

Selain mengamankan para tersangka, petugas juga berhasil menyita sejumlah barang bukti di antaranya ponsel, kunci mobil, hingga kendaraan yang dipakai pelaku untuk melancarkan aksinya.

Diamankan juga alat-alat yang digunakan untuk mencongkel rumah mulai dari obeng, dongkrak, dan senjata tajam untuk mengancam korban.

Seorang pelaku wanita, FN mengaku, tidak tahu kalau rekan-rekannya ini hendak membobol rumah. Dia dalam kondisi mabuk berat dan tertidur di dalam mobil saat tiga orang lainnya beraksi.

"Saya hanya di dalam mobil, karena tidak sadar. Tiba-tiba ramai," ujar dia.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal