Belasan Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Warnai KBB Selama pandemi

Adi Haryanto · Jumat, 23 Juli 2021 - 20:32:00 WIB
Belasan Kasus Pelecehan Seksual Terhadap Anak Warnai KBB Selama pandemi
ilustrasi kekerasan terhadap anak. Foto: Istimewa

BANDUNG BARAT, iNews.id - Kasus pelecehan seksual terhadap anak masih mendominasi di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Hingga Juli 2021, tercatat 11 kasus kekerasan, yakni sembilan pelecehan seksual dan dua kekerasan dalam rumah tangga (KDRT)

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), KBB, Eriska Hendrayana mengatakan, 11 kasus kekerasan terhadap anak itu tersebar di delapan kecamatan. 

"Kecamatan Parongpong paling banyak dengan tiga kasus, diikuti Lembang dua kasus. Sisanya masing-masing di Padalarang, Cililin, Cipongkor, Cipeundeuy, Cikandung dan Cisarua, satu kasus," sebutnya, Jumat (23/7/2021).

Pihaknya mengaku prihatin karena dari kasus pelecehan anak-anak itu, di antara pelakunya adalah anak-anak juga. Kondisi itulah, yang perlu menjadi perhatian orang tua untuk tidak melepaskan perhatian pada anak-anaknya. Terlebih di masa pandemi Covid-19, anak anak usia sekolah dipastikan mengalami kejenuhan akibat sekolah daring.

"Orang tua harus punya peran sebagai teman, sahabat, sekaligus bagi anak-anaknya. Jangan biarkan anak-anak mengakses konten-konten yang dikonsumsi orang dewasa saat memegang gadget," sarannya.

Sebagai salah satu leading sektor yang membidangi perlindungan anak, pihaknya hanya bisa melakukan pendampingan. Untuk penanganan kasus yang menimpa anak, pihaknya bekerja sama dengan psikolog dan aparat kepolisian. Seperti kasus pelecehan yang menimpa anak-anak dengan pelaku anak-anak.

"Kasus itu ditangani oleh pihak kepolisian. Namun karena pelakunya anak-anak, maka pihak kepolisian mengembalikannya ke orang tuanya," kata dia. 

Berkaitan dengan Hari Anak Nasional, yang jatuh pada tanggal 23 Juli, Eriska berharap menjadi momentum anak-anak Indonesia untuk tetap berprestasi, gembira, kreatif dan inovatif. 

"Lindungi anak-anak dari Covid-19. Terapkan protokol kesehatan dan tingkatkan imun keluarga, supaya mereka tidak terpapar," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi