Banjir di Karawang, Ibu dan Bayi Dievakuasi Pakai Perahu Malam Hari

Mohamad Fachruddin ยท Kamis, 27 Februari 2020 - 09:18 WIB
Banjir di Karawang, Ibu dan Bayi Dievakuasi Pakai Perahu Malam Hari
Seorang ibu dan bayi korban banjir di Karawang dievakuasi menggunakan perahu, Rabu (26/2/2020) malam. (Foto: iNews.id/M Fachruddin)

KARAWANG, iNews.idBanjir yang merendam ratusan rumah di Kabupaten Karawang, Jawa Barat hingga Rabu (26/2/2020) malam belum juga surut. Seorang ibu dan balita yang rumahnya terendam banjir dievakuasi dengan menggunakan perahu.

Ibu dan balita yang dievakuasi itu tinggal di Desa Karang Ligar, Kecamatan Teluk Jambe, Barat.

Di desa tersebut, ratusan rumah warga terendam banjir akibat luapan air dari Sungai Cibeet dan Sungai Citarum. Ketinggian air yang merendam rumah warga beragam hingga ada yang mencapai dua meter.

Aliran listrik pun telah padam, sehingga warga yang bertahan di rumah menunggu dalam keadaan gelap gulita.

Sejumlah warga dan petugas desa melakukan penyisiran untuk mengevakuasi warga saat malam tiba, hingga mendapat informasi keberadaan ibu dan bayi yang menjadi korban banjir di salah satu rumah.

Menggunakan perahu, warga dan petugas desa akhirnya mengevakuasi ibu dan bayi itu dari rumahnya ke tempat aman.

Evakuasi ibu dan bayi korban banjir di Karawang pada Rabu (26/2/2020) malam. (Foto: iNews.id/M. Fachruddin)
Evakuasi ibu dan bayi korban banjir di Karawang pada Rabu (26/2/2020) malam. (Foto: iNews.id/M. Fachruddin)

Sebelumnya Sekretaris Daerah (Sekda) Karawang, Acep Jamhuri mengatakan, terkait banjir tersebut, Pemkab Karawang telah menetapkan status Tanggap Darurat mulai 26 Februari hingga 10 Maret 2020.

Acep menuturkan, banyak infrastruktur seperti jalan dan jembatan yang rusak. Banjir juga sudah merendam 14 kecamatan atau hampir separuh dari luas wilayah Karawang.


Editor : Reza Yunanto