Banjir di Bekasi, Ratusan Warga Mengungsi di Pinggir Rel

Aditya Pratama ยท Kamis, 27 Februari 2020 - 16:45 WIB
Banjir di Bekasi, Ratusan Warga Mengungsi di Pinggir Rel
Pengungsi buat tenda di pinggir rel, Kamis (27/2/2020) (Foto: iNews/Aditya)

BEKASI, iNews.id - Ratusan warga yang menjadi korban banjir di Kampung Bojong Sari, Desa Bojong Sari, Kecamatan Kedung Waringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terpaksa mengungsi di pinggir rel. Warga mengaku sudah membuat tenda darurat selama tiga hari.

Pantauan iNews.id, warga membuat pengungsian dari terpal plastik seadanya. Warga juga terpaksa tidur dengan alas kardus di atas batu dan kerikil.

Salah satu warga, Sulaiman, mengaku terpaksa mengungsi di pinggir rel karena paling dekat dengan kediamannya yang terendam banjir. Dia mengaku juga takut tapi tak punya pilihan lain.

"Takut sih iya, tapi kita antisipasi aja," ujarnya, Kamis (27/2/2020).

Pengungsi tidur seadanya di Bekasi, Kamis (27/2/2020) (Foto: iNews/Aditya)
Pengungsi tidur seadanya di Bekasi, Kamis (27/2/2020) (Foto: iNews/Aditya)

Sulaiman mengatakan bantuan makanan untuk warga terpenuhi. Namun, keluhan warga saat ini penyakit yang mulai menyerang orang tua dan anak-anak.

"Mie instan ada, tapi butuh obat-obatan sekarang," katanya.

Banjir yang terjadi di Kota Bekasi berdampak juga pada fasilitas dan sarana prasarana sekolah. Ada 391 jumlah sekolah mengalami banjir sehingga menghentikan sementara aktifitas belajar mengajar.

Dirinci, dari jenjang TK Swasta sebanyak 176 sekolah, SD Negeri 95 sekolah, SD Swasta 49 sekolah, SMP Negeri 18 sekolah dan SMP Swasta 53 sekolah.

Banjir juga merenggut nyawa empat orang. Identitasnya yaitu Muhamad Jamil (10 tahun), Faizin (51 tahun), Faisal Amri (25 tahun), dan Muhammad Khairil Amri (15 tahun).


Editor : Muhammad Fida Ul Haq