Balita yang Digigit Ular Weling di Cirebon Meninggal, Ibu dan Nenek Tak Kuasa Tahan Tangis

Toiskandar ยท Kamis, 13 Februari 2020 - 13:11 WIB
Balita yang Digigit Ular Weling di Cirebon Meninggal, Ibu dan Nenek Tak Kuasa Tahan Tangis
Pemakaman Balita yang digigit ular weling, Kamis (13/2/2020) (Foto:iNews/Toiskandar)

CIREBON, iNews.id - Suasana duka tampak menyelimuti kediaman pasangan Mukmin dan Rusmiati di Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (13/2/2020). Anak pertamanya, Adila Oktavia (4) meninggal usai empat hari koma akibat digigit ular weling.

Adila mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Gunung Jati Cirebon. Ibu dan nenek korban tak kuasa menahan tangis dan harus dipapah saat menuju pemakaman.

Anak pertama pasangan Mukmin dan Rusmiati ini meninggal pada Rabu (12/2/2020) malam setelah tak sadarkan diri selama empat hari. Korban digigit ular saat tertidur.

Orang tua Balita yang meninggal, Kamis (13/2/2020) (Foto:iNews/Toiskandar)
Orang tua Balita yang meninggal, Kamis (13/2/2020) (Foto:iNews/Toiskandar)

Nyawanya tak tertolong meskipun tim medis sudah berupaya penuh untuk memulihkan kondisi kesehatannya. Ketiadaan anti bisa untuk ular jenis weling spesies bungarus kandidus membuat upaya pemulihan kondisi kesehatan Adila sulit dilakukan.

Kepala Desa Pamengkang Kosasih prihatin atas kejadian yang menimpa salah satu warganya. Dia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon bisa bertindak cepat.

"Saya mohon kepada pemerintah menindak lanjuti. Mohon bantuannya apabila ada kejadian ini, agar cepat berindak," katanya.

Kosasih meminta pemerintah segera melakukan riset untuk menemukan anti bisa untuk ular jenis weling. Dia juga memastikan seluruh biaya rumah sakit akan ditanggung oleh Pemkab Cirebon.

"Sudah berkoordinasi denga Dinas Kesehatan, insyaallah gratis," katanya.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq